Harga emas naik tipis karena kekhawatiran penyebaran varian delta Covid-19 sehingga mendukung daya tarik emas batangan.
Covid-19 sehingga mendukung daya tarik emas batangan. Investor juga memantau risalah pertemuan kebijakan terbaru Federal Reserve yang akan mengutangi stimulus tahun ini.
The Fed menerbitkan risalah pertemuan Juli tentang pengurangan program pembelian obligasi bulanan tahun ini. “Ke depan, sebagian besar peserta mencatat bahwa jika ekonomi berkembang secara luas seperti yang diantisipasi, mungkin tepat untuk mulai mengurangi pembelian aset tahun ini,” kata risalah tersebut.
Pada Selasa , Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari mengatakan mungkin"masuk akal" untuk mulai mengurangi stimulus akhir tahun ini. Namun hal itu tergantung pada kemajuan di pasar tenaga kerja.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Naik Rp 4.000, Simak Rincian Lengkap Harga Emas Antam Hari IniHarga emas Antam hari ini, Rabu (18/8/2021) dibanderol Rp 946.000 per gram.
Read more »
Harga Emas Antam Hari Ini 18 Agustus, Naik ke Rp946 RibuHarga emas Antam naik Rp4.000 ke level Rp946 ribu per gram pada Rabu (18/8) ini.
Read more »
Harga Minyak Dunia Merosot Dipicu Kekawatiran Varian Delta Covid-19 MengganasHARGA minyak dunia mengalami penurunan pada Senin, menyusul masih berlangsungnya kekhawatiran pasar terhadap penyebaran varian Delta Covid-19.
Read more »
Harga Minyak Turun Seiring Mengganasnya Covid-19 Varian DeltaHarga minyak mentah Brent turun 80 sen atau 1,16 persen ke USD 68,23 per barel
Read more »
Harga Emas Pegadaian Sebagian Melemah, Simak Rinciannya pada 17 Agustus 2021Pegadaian melayani penjualan dan pembelian beberapa jenis emas. Layanan ini untuk melengkapkan layanan gadai yang sudah ditawarkan sejak dulu.
Read more »
Harga Emas Jatuh dari Level Tertinggi 1 Minggu karena Penguatan DolarHarga emas melemah pada Selasa (17/8/2021) karena beberapa investor memilih dolar menyusul lonjakan varian delta Covid-19.
Read more »