Hakim Mahkamah Agung Amerika Serikat, Clarence Thomas, selama lebih dari dua dekade diketahui menerima sejumlah hadiah perjalanan mewah hampir setiap tahun dari penyumbang dana bagi Partai Republik Harlan Crow.
Bulan lalu, pengadilan federal meningkatkan daftar hal-hal yang harus diungkapkan oleh semua hakim, termasuk hakim peradilan tinggi, walaupun daftar tersebut tidak mencantumkan liburan pribadi di tempat yang dimiliki oleh teman dalam hal yang harus diungkap dalam laporan finansial para hakim.
Pada tahun lalu, pertanyaan tentang etika Thomas mencuat ketika ia diketahui masih mengurusi kasus pemilu 2020 walaupun istrinya, aktivis konservatif Virginia Thomas, telah menghubungi anggota DPR dan Gedung Putih untuk mendesak mereka menolak hasil pemilu. Kasus terbaru ini tampaknya akan meningkatkan seruan bagi para hakim untuk mengimplementasikan kode etik yang dibuat dan mengungkap daftar perjalanan dan hadiah yang mereka terima.
Crow mengatakan ia "tidak pernah meminta penundaan atau pembatalan kasus di pengadilan, dan Hakim Thomas tidak pernah berdiskusi soal kasus apapun, dan kami tidak pernah berniat untuk mempengaruhi Hakim Thomas pada urusan hukum dan politik apapun."
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Media Ungkap Hakim Agung AS Terima Gratifikasi Perjalanan Mewah Keliling DuniaHakim Agung AS Clarence Thomas yang konservatif selama beberapa dekade telah menerima fasilitas perjalanan mewah dari seorang pengusaha
Read more »
Dituntut 20 Tahun Penjara, Dody Prawiranegara: Saya Begitu Rapuh, Tidak Lagi TangguhTerdakwa AKBP Dody Prawiranegara mengaku rapuh seusai duduk menunggu vonis majelis hakim terkait perkara narkoba.
Read more »
Siti Aisyah Penipu Ratusan Mahasiswa IPB Divonis 3 Tahun 6 Bulan PenjaraSiti Aisyah (29), terdakwa kasus penipuan dan penggelapan uang dengan korban ratusan mahasiswa IPB, divonis 3 tahun dan 6 bulan penjara.
Read more »
Pleidoi AG Ditolak, Jaksa Minta Hakim Tetap Jatuhkan Hukuman 4 Tahun PenjaraJaksa penuntut umum (JPU) tetap bersikukuh atas tuntutan empat tahun pidana penjara meski nota pembelaan atau pleidoi telah disampaikan kubu terdakwa anak AG (15). Megapolitan AGPacarMarioDandy
Read more »