Google perketat aturan memasang iklan untuk konten yang mengeksploitasi atau membenarkan perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina. UkraineUnderAttack
Jakarta - Google memperketat aturan memasang iklan untuk konten yang mengeksploitasi atau membenarkan perang yang terjadi antara Rusia dan Ukraina.
"Kami membenarkan bahwa kami mengambil langkah tambahan untuk memperjelas, dan dalam beberapa contoh memperluas panduan monetisasi untuk konten yang berkaitan dengan perang di Ukraina," kata juru bicara Google Michael Aciman, dikutip dari Reuters, Kamis. Google melarang iklan tayang berdekatan dengan konten yang memicu kekerasan dan menolak peristiwa yang tragis. Kebijakan tersebut diperluas untuk peristiwa perang.
Google juga melarang iklan tampil pada konten yang mengeksploitasi kejadian sensitif, berlaku juga untuk perang.Media sosial dan platform iklan online mengumumkan kebijakan baru terkait konten dan melarang fitur pembayaran terkait perang di Rusia. Di Uni Eropa, sejumlah platform memblokir media yang disponsori pemerintah Rusia, yaitu RT dan Sputnik.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
NATO Perkirakan Ribuan Tentara Rusia Tewas Bertempur di Ukraina, Apa Kata Pihak Rusia dan Ukraina?Perwira senior NATO ungkap perkiraan mereka, Rusia menderita 30.000 hingga 40.000 korban secara keseluruhan, antara 7.000 - 15.000 tewas dalam pertempuran
Read more »
AS Ungkap Rencana Jangka Panjang Rusia di Ukraina: Menghapus Kedaulatan UkrainaDepartemen Pertahanan AS atau Pentagon mengamati, bahwa mayoritas tujuan Rusia di Ukraina belum tercapai. Dalam kesempatan yang sama Kirby menjelaskan rencana dan strategi jangka panjang Rusia dalam operasi militer di Ukraina ini.
Read more »
Beritakan 10.000 Tentara Rusia Tewas di Ukraina, Surat Kabar Rusia Klaim Situsnya Telah Diretas - Tribunnews.comKomsomolskaya Pravda mengungkapkan adanya upaya penyusupan yang dilakukan ke situs web mereka dan informasi yang tidak akurat akan segera dihapus.
Read more »
Update Situasi Militer Perang Rusia vs Ukraina Hari Ke-28: Rusia Semakin Mengganas | Kabar24 - Bisnis.comJet Rusia mengebom stasiun kereta api di Pavlohrad dan merusak jalur kereta api, yang digunakan sebagai jalur suplai utama bagi pasukan Ukraina di Donbas.
Read more »
Proposal Rusia soal Bantuan untuk Ukraina Ditolak Dewan Keamanan PBB“Jika Rusia peduli soal situasi kemanusiaan, maka mereka harusnya berhenti membom anak-anak dan mengakhiri taktik-taktik pengepungan.' ujar duta besar Inggris untuk PBB. TempoDunia
Read more »
Presiden Volodymyr Zelensky Siap Bahas Komitmen Ukraina Untuk Tak Jadi Anggota NATO dengan RusiaPresiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut pihaknya siap membahas komitmen Ukraina untuk tidak akan menjadi anggota NATO, dengan Rusia. Hal tersebut disampaikan Zelensky dalam pidato yang disiarkan Senin (21/3/2022) malam waktu Kiev.
Read more »