Global Wakaf-ACT berkomitmen membantu para pelaku UMKM untuk bangkit dan tidak menyerah, dengan memborong produk UMKM dan memberi modal.
PANDEMI membuat banyak pelaku UMKM kesulitan menjual produknya. Kondisi keuangan keluarga pelaku UMKM ikut tertekan dan kebutuhan pangannya tak terpenuhi.
Saat ini, lanjut Imam, banyak pelaku UMKM yang telah mengibarkan bendera putih tanda seolah menyerah dengan keadaan. Namun, kita sebagai sesama elemen bangsa harus terus menguatkan dengan beragam aksi kemanusiaan, kembali membangun optimisme mereka. Imam menjelaskan tiga gerakan utama tersebut, yaitu memborong usaha pedagang kecil lalu dibagikan ke masyarakat, memberikan modal usaha tanpa riba, dan memberikan pendampingan agar usahanya semakin berkembang.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Cerita Akhir Pekan: Siapkah UMKM Lokal Tembus Pasar Global?Ada beberapa faktor penghambat dan pendukung agar UMKM lokal bisa mengglobal.
Read more »
Kadin Bogor Borong Makanan UMKM Untuk Warga Isoman |Republika OnlineKadin Bogor mengaku selalu membeli makanan siap saja bagi warga dari UMKM
Read more »
Teten Masduki Sebut Akan Alokasikan Rp 161 Triliun untuk Dukung UMKMTeten Masduki mengatakan pemerintah sedang berupaya menyelamatkan para UMKM di tengah pandemi covid-19 yang melanda perekonomian nasional. TempoBisnis
Read more »
Nevi Zuairina Ingatkan Pemerintah Untuk Perkuat Digitalisasi UMKMAnggota DPR RI Hj Nevi Zuairina mengingatkan kepada pemerintah untuk kembali memperkuat digitalisasi UMKM. DPRRI
Read more »
Hari UMKM Nasional momentum hijrah ke platform digitalHari UMKM Nasional yang jatuh setiap 12 Agustus menjadi momentum yang ideal untuk mendorong para pelaku UMKM untuk beradaptasi ke platform digital.\r\n\r\nDunia ...
Read more »
Pemasaran Digital Membuat UMKM Bertahan di Masa PademiPelaku UMKM yang mengadopsi teknologi digital untuk penjualan barang dan jasa secara daring relatif bisa bertahan selama pandemi Covid-19. Meski demikian, mereka tidak boleh mengabaikan inovasi produk. Ekonomi AdadiKompas
Read more »