Frustasi, Analis Ucapkan Salam Perpisahan ke Pasar Saham Rusia

South Africa News News

Frustasi, Analis Ucapkan Salam Perpisahan ke Pasar Saham Rusia
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 detikfinance
  • ⏱ Reading Time:
  • 66 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 30%
  • Publisher: 63%

Seorang analis menyampaikan salam perpisahan pada pasar saham Rusia. Bagaimana ceritanya? Baca selengkapnya di sini.

Seorang analis menyampaikan salam perpisahan pada pasar saham Rusia. Hal itu disampaikannya saat wawancara langsung oleh televisi lokal di mana ia membawa botol dan menenggak minuman.

Dikutip dari CNBC, Jumat , cuplikan itu viral pada hari Kamis, sepekan setelah invasi Rusia ke Ukraina. Serta, setelah Rusia dihantam sanksi ekonomi oleh Barat. "Apakah strategi pasar saham sudah ketinggalan zaman sekarang, atau apakah Anda berharap untuk tetap bertahan dalam profesi ini?" tanya pembawa acara di channel Rusia RBC kepada Alexander Butmanov, pendiri perusahaan teknologi keuangan DTI Algorithmic. Pembawa acara memperkenalkannya sebagai ahli strategi pasar saham."Skenario terburuk, saya akan bekerja sebagai Santa Claus, seperti yang saya lakukan 25 tahun lalu," jawab Butmanov.

"Pasar saham yang terhormat, Anda dekat dengan kami, Anda menarik, istirahatlah dengan tenang kawan," sambungnya."Saya tidak akan mengomentari aksi ini, karena saya tidak ingin mempercayainya," katanya.Pasar saham Rusia telah ditutup selama lima hari berturut-turut. Pada saat itu, pasukan Rusia telah membom banyak wilayah termasuk di kota-kota terbesarnya Kyiv dan Kharkiv yang menyebabkan setidaknya ratusan korban sipil.

Mata uang Rusia rubel melemah di tengah berita sanksi Barat yang menargetkan akses Rusia ke sistem pesan antar bank SWIFT, cadangan bank sentral, dan lain-lain. Rubel saat ini turun 30% terhadap dolar secara year to date.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

detikfinance /  🏆 18. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Taekwondo Pastikan Status Rusia dan Belarusia Usai Invasi Rusia ke UkrainaTaekwondo Pastikan Status Rusia dan Belarusia Usai Invasi Rusia ke UkrainaWorld Taekwondo menegaskan bahwa tidak ada penyelenggaraan olahraga taekwondo yang dilangsungkan di Rusia dan Belarusia.
Read more »

Akibat Perang Rusia Ukraina, Honda Hentikan Ekspor Mobil dan Motor ke RusiaAkibat Perang Rusia Ukraina, Honda Hentikan Ekspor Mobil dan Motor ke RusiaHonda telah mengumumkan bakal menghentikan sementara ekspor mobil dan motor ke Rusia akibat pecahnya perang Rusia Ukraina.
Read more »

Dampak Perang Rusia Vs Ukraina, Pabrikan Otomotif Jepang Setop Pasokan ke Rusia | Otomotif - Bisnis.comDampak Perang Rusia Vs Ukraina, Pabrikan Otomotif Jepang Setop Pasokan ke Rusia | Otomotif - Bisnis.comBeberapa pabrikan otomotif asal Jepang menyetop pasokan kendaraan ke Rusia sebagai bentuk protes invasi ke Ukraina.
Read more »

UPDATE Perang Rusia vs Ukraina: Rusia Bom Ibu Kota Kyiv | Kabar24 - Bisnis.comUPDATE Perang Rusia vs Ukraina: Rusia Bom Ibu Kota Kyiv | Kabar24 - Bisnis.comBerikut update atau informasi terkini perang Rusia-Ukraina per Kamis (3/3/2022) siang seperti dikuti dari BBC. Rusia bom Ibu Kota Kyiv dan kuasai Kherson.
Read more »

Siarkan Invasi Rusia, Radio Liberal Rusia Ekho Moskvy DitutupSiarkan Invasi Rusia, Radio Liberal Rusia Ekho Moskvy DitutupRusia sebelumnya memblokir situs web Ekho dan menghentikan siaran stasiun. Dituduh menyebarkan 'informasi palsu'.
Read more »

Rusia Mengklaim 498 Tentara Rusia Tewas Sejak Invasi ke Ukraina DimulaiRusia Mengklaim 498 Tentara Rusia Tewas Sejak Invasi ke Ukraina DimulaiRusia menyatakan jumlah korban tewas pasukan Rusia bukan tak terhitung, namun hanya 498 orang.
Read more »



Render Time: 2025-03-31 06:59:37