Emas tembus 2.000 dolar, kekhawatiran Ukraina, risiko inflasi melonjak

South Africa News News

Emas tembus 2.000 dolar, kekhawatiran Ukraina, risiko inflasi melonjak
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 antaranews
  • ⏱ Reading Time:
  • 38 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 18%
  • Publisher: 78%

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, melonjak 2,37 persen menjadi ditutup 2.043,30 dolar AS per ounce.

Dokumen foto kegiatan bursa COMEX New York Mercantile Exchange, Amerika Serikat . ANTARA/globalresearch.ca/pri.Chicago - Emas memperpanjang reli menembus level psikologis 2.000 dolar pada akhir perdagangan Selasa , setelah investor menuju logamtradisional di tengah meningkatnya kekhawatiran seputar krisis Rusia-Ukraina, dengan AS dan Inggris mengatakan mereka akan melarang minyak dari Moskow dan meningkatnya risiko inflasi.

Sehari sebelumnya, Senin , emas berjangka terdongkrak 29,3 dolar AS atau 1,49 persen menjadi 1.995,90 dolar AS, setelah melambung 30,7 dolar AS atau 1,59 persen menjadi 1.966,60 dolar AS pada Jumat , dan meningkat 13,6 dolar AS atau 0,71 persen menjadi 1.935,90 dolar AS pada Kamis . "Hanya dalam beberapa bulan, dunia berubah dari membenci emas karena ekspektasi untuk pemulihan ekonomi global yang kuat mengurangi permintaan untuk, sekarang menjadi khawatir tentang risiko stagflasi dan resesi," kata Ed Moya, analis di platform perdagangan daring OANDA.

Emas yang telah meningkat lebih dari 12 persen tahun ini, dianggap sebagai penyimpan nilai yang aman selama masa ketidakpastian geopolitik dan kenaikan inflasi.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

antaranews /  🏆 6. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines



Render Time: 2025-04-03 10:17:48