Freeport McMoran Inc buka suara perihal aturan baru mengenai bea keluar
"PTFI sedang mendiskusikan penerapan bea yang direvisi dengan pemerintah Indonesia. Di bawah IUPK PTFI, ekspor bea masuk ditetapkan berdasarkan peraturan yang berlaku pada tahun 2018, dengan ketentuan tidak ada bea masuk setelahnya progress smelter mencapai 50%," tulis perusahaan dikutip, Rabu .
Sebagaimana diketahui, pada pertengahan Juli kemarin, Kementerian Keuangan menerbitkan revisi bea keluar berbagai ekspor produk, termasuk konsentrat tembaga. Di mana bagi perusahaan dengan progres smelter mencapai 70-90% akan dikenakan bea keluar sebesar 7,5% pada semester kedua 2023, dan naik menjadi 10 persen sepanjang tahun 2024.
Sementara bagi perusahaan dengan progres pembangunan smelter di atas 90%, bea keluar yang dikenakan yakni sebesar 5 persen pada periode semester kedua 2023 dan naik menjadi 7,5% sepanjang 2024. Adapun hingga sampai saat ini, perusahaan menyampaikan bahwa progress pembangunan proyek smelter tembaga PT Freeport Indonesia di Gresik, Jawa Timur telah mencapai 75%. Proyek smelter ini ditargetkan tuntas pada 2024 mendatang.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Kantor Sri Mulyani Ingatkan Freeport Soal Smelter, Ini IsinyaPemerintah ingin pembangunan smelter tembaga, termasuk miliki PT Freeport Indonesia dipercepat.
Read more »
Top! Pabrik Tembaga Terbesar Dunia di Gresik Capai 75%Pabrik tembaga terbesar di dunia milik Freeport Indonesia ini sudah mencapai 75%
Read more »
Amman Kantongi Izin Ekspor Konsentrat Tembaga hingga Mei 2024Anak usaha PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN), PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) telah mendapatkan persetujuan ekspor konsentrat hingga 31 Mei 2024.
Read more »
Kemenkeu Ingin Pembangunan Smelter DipercepatDirjen Bea dan Cukai meminta pembangunan smelter, termasuk milik PT Freeport Indonesia dipercepat hingga akhir 2023.
Read more »