Buku puisi ”Sungai Sejati” yang ditulis penyair Eka Budianta wujud bertaburnya keindahan, sublimasi, dan ragam suara-suara sejak dari kesunyian paling gelap hingga bebunyian yang paling nyaring terdengar bagi pembaca. Opini AdadiKompas
memperlihatkan usaha penyair melukiskan ”perjumpaan” dan ”penemuan” itu sebagai pengalaman puitiknya, menyingkap otentisitas dari pengalaman kepenyairannya. Bahwa dialah pencipta realitas dan bukanlah sekadar menampilkan aktualitas. Dialah yang memahami suatu pengalaman individual sembari melestarikan keunikan dan kehidupan. Dia bukan yang melumpuhkan pengalaman kemanusiaan.
Pada bagian kesubliman yang demikian ini, puisi-puisi Eka Budianta sangat menarik untuk dilakukan pembacaan bagaimana suatu otentisitas poiesis penyair bekerja. Misal, bagaimana kegelapan adalah momen puitik dari ide tentang rasa takut, kengerian, kesunyian, dan tentu saja kematian.
Pada titik ini tepat pendapat Dr Embun Kenyowati Ekosiwi, penyair dan dosen pada Departemen Filsafat Universitas Indonesia, dalam-nya; Rentang waktu yang cukup panjang, terkait pengalaman dan kenangan yang tertulis dalam puisi menunjukkan konsistensi Eka Budianta sebagai penyair. Lokalitas dan internasionalitas adalah ciri kosmopolitannya, tulisnya.
Salah satu daya tarik yang menjadi keunikan buku ini, Eka Budianta mengukuhkan diri ke dalam semacam kredo atau katakanlah visi kepenyairannya dalam dua tulisan pembuka dan penutup. Penyair adalah dia yang menulis puisi yang membangkitkan semangat, puisi yang bisa mengubah hidup dan puisi untuk perubahan .
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Mengenal Apa Itu Oligarki dan Miliarder di Rusia | Entrepreneur - Bisnis.comOligarki yang telah menjual aset Rusia mereka dan memindahkan kepemilikan mereka ke barat dengan tergesa-gesa menjauhkan diri dari Putin dan rezimnya.
Read more »
Kasus FPI, YLBHI: Seharusnya Hakim Pertimbangkan Temuan Komnas HAMMajelis hakim dalam amar putusan menyampaikan Fikri dan Yusmin tidak dapat dipidana dan harus dilepaskan dari seluruh tuntutan, karena penembakan itu merupakan upaya membela diri.
Read more »
Menko Luhut Borong UMKM Banyuwangi, Pastri Serundeng Kelapa sampai Minuman Rempah | merdeka.comMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, di sela kunjungan kerjanya di Banyuwangi, menyempatkan diri bertemu dan memotivasi para pelaku UMKM di Pendopo Sabha Swagata Blambangan.
Read more »
Biden Sebut Putin Penjahat Perang, Kremlin Pilih Tahan Diri: Presiden AS Mudah Marah dan LalaiJuru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menyebut pihaknya tidak akan membalas komentar Joe Biden dengan komentar keras yang bisa memicu perselisihan lebih jauh.
Read more »
Ukraina Berani Bayar Pilot Rusia Rp 14 Miliar jika Serahkan Diri dan Jet TempurDalam sejarahnya, sejumlah negara pernah melakukan yang sama dengan Ukraina saat ini. Termasuk Cina dan Taiwan.
Read more »
Klaim Diri Sesepuh NTT, Satgas Flobamora Bali Kecam Mali dan OjaDENPASAR, BALI EXPRESS - Pernyataan Hilarius Mali dan Emanuel Dewata Oja yang menglaim diri sebagai sesepuh NTT (Nusa Tenggara Timur) di Bali dan meminta Satgas Flobamora Bali hingga ke unit-unitnya dibubarkan, dikecam keras Satgas Flobamora Bali.
Read more »