Indeks dolar AS jatuh dari level tertinggi lima tahun .
REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -- Dolar mempertahankan penurunan tertajamnya dalam lebih dari sebulan di sesi Asia pada Kamis pagi, setelah Federal Reserve AS menaikkan suku bunga acuannya sebesar 50 basis poin, tetapi kehilangan antusias pada gagasan untuk kenaikan yang lebih besar dapat terjadi ke depan.
Euro naik hampir 1,0 persen dan terakhir dibeli 1,0606 dolar. Yen berjuang kembali ke sisi yang lebih kuat di 130 per dolar untuk pertama kalinya dalam seminggu, terakhir diperdagangkan di 129,26. Kenaikan Fed adalah yang terbesar sejak tahun 2000 karena pembuat kebijakan segera mencoba untuk menekan inflasi. Tetapi pada konferensi pers setelah itu Ketua Jerome Powell mengatakan anggota Fed tidak secara aktif mempertimbangkan pergerakan 75 basis poin di masa depan.
"The Fed tidak bisa menghalangi hawkish yang telah ditetapkan pasar," Brian Daingerfield, kepala strategi valuta asing G10 di NatWest Markets, menulis dalam sebuah catatan kepada klien.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Rusia Terus Serang Ukraina, Uni Eropa Berencana Jatuhkan Sanksi BaruHal ini setelah Rusia masih terus melakukan sejumlah serangan di Ukraina yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.
Read more »
Xiaomi Hadapi Penyitaan Aset Senilai 725 Juta Dolar AS di India |Republika OnlineIndia menyita aset milik Xiaomi senilai 725 juta dolar AS dari rekening bank lokal
Read more »
Sejumlah Rekor yang Diciptakan Ronaldo Setelah Manchester United Kalahkan Brentford |Republika OnlineRonaldo masih berpeluang menjadi pencetak gol terbanyak di Liga Primer musim ini.
Read more »
Polri Sarankan Pemudik Balik Sebelum Tanggal 6 atau Setelah 9 Mei |Republika OnlinePolri sarankan dua waktu alternatif untuk pemudik kembali ke Jakarta
Read more »
KSP Klaim Harga Minyak Goreng Curah Cenderung Turun Setelah Ekspor Disetop |Republika Onlineharga minyak goreng curah di pasaran disebut sudah di bawah Rp 20 ribu.
Read more »
The Fed Agresif Kerek Suku Bunga, Begini Ramalan Pasar Surat Utang Indonesia & Global | Market - Bisnis.comYield SUN Indonesia dan global masih berpotensi melemah seiring dengan kebijakan The Fed.
Read more »