Dinpertan Banyumas: Anomali Cuaca Tanaman Berefek ke Hortikultura tapi Tak Pengaruhi Tanaman Pangan

South Africa News News

Dinpertan Banyumas: Anomali Cuaca Tanaman Berefek ke Hortikultura tapi Tak Pengaruhi Tanaman Pangan
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 KompasTV
  • ⏱ Reading Time:
  • 68 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 31%
  • Publisher: 63%

Kondisi cuaca yang tidak menentu akan berdampak terhadap tanaman hortikultura khususnya buah-buahan (frutikultura).

– Anomali cuaca yang tengah berlangsung beberapa waktu terakhir dipastikan tidak memengaruhi kegiatan budi daya tanaman pangan di wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

"Kalau kaitannya dengan tanaman pangan seperti padi, jagung, dan kedelai sebetulnya tidak masalah terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu seperti saat sekarang karena intensitas dan curah hujan tidak terlalu tinggi," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banyumas Jaka Budi Santoso di Purwokerto, Banyumas, Jumat , dikutip dariDengan demikian, menurutnya, ketersediaan air untuk kegiatan budi daya tanaman pangan dapat mencukupi kebutuhan.

Bahkan, kondisi tersebut dapat meningkatkan indeks pertanaman khususnya untuk sawah-sawah tadah hujan maupun area persawahan yang menggunakan irigasi sederhana atau nonteknis karena bisa dua kali ditanami padi. Jaka pun mengharapkan, dengan kondisi cuaca seperti sekarang, yakni masih ada hujan menjelang musim kemarau, kondisi tanaman tetap bagus sepanjang tidak ada serangan OPT .“Sejauh ini, kami belum menerima laporan terkait adanya serangan OPT yang ekstrem pada tanaman pangan," katanya.

Namun, Jaka mengakui kondisi cuaca yang tidak menentu akan berdampak terhadap tanaman hortikultura khususnya buah-buahan . Mengingat, beberapa jenis tanaman buah membutuhkan musim kering sekitar 3-4 bulan untuk proses pembungaan dalam pembiakan generatif."Bahkan kalaupun bisa melalui proses pembungaan, tidak maksimal, seperti mangga dan sebagainya.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

KompasTV /  🏆 22. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Pengunjung pameran Halo Sultra disuguhi olahan pangan biji sorgumPengunjung pameran Halo Sultra disuguhi olahan pangan biji sorgumPengunjung di stan pameran Halo Sultra Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di alun-alun Kotamara Baubau ...
Read more »

Tingkatkan Produktivitas, Kementan Terapkan Uji DNA Benih Tanaman PerkebunanTingkatkan Produktivitas, Kementan Terapkan Uji DNA Benih Tanaman PerkebunanDemi menjaga kualitas benih tanaman serta meningkatkan produktivitas Ditjen Perkebunan menerapkan teknologi uji DNA pada benih tanaman perkebunan.
Read more »

Manfaat Meletakkan Tanaman Hias Indoor di Luar Ruangan Saat HujanManfaat Meletakkan Tanaman Hias Indoor di Luar Ruangan Saat HujanTanaman sebenarnya dapat mengambil manfaat saat dibiarkan di luar ruangan di tengah hujan.
Read more »

Cek Fakta: Benarkah Tanaman Sri Rejeki Berbahaya hingga Sebabkan Keracunan? Simak Faktanya - Pikiran-Rakyat.comCek Fakta: Benarkah Tanaman Sri Rejeki Berbahaya hingga Sebabkan Keracunan? Simak Faktanya - Pikiran-Rakyat.comBerikut penjelasan dan fakta sebenarnya untuk meluruskan informasi yang mengeklaim bahwa tanaman hias Sri Rejeki berbahaya.
Read more »

Legislator NasDem Kunjungi Kamp Pengungsian Palestina di YordaniaLegislator NasDem Kunjungi Kamp Pengungsian Palestina di Yordania'Saya tersentuh melihat kehidupan penduduk Palestina di kamp pengungsian. Mereka kuat, tegar dan tetap semangat bertahan membesarkan anak-anaknya meski dengan keterbatasan,”
Read more »

Cerpen Nasi Liwet Pertama dan TerakhirCerpen Nasi Liwet Pertama dan TerakhirAku merutuki nasi liwet sialan dan kedua kakakku yang kupikir akan pulang tapi tak kunjung tiba.
Read more »



Render Time: 2025-04-05 03:48:38