PPATK telah menghentikan sementara transaksi senilai Rp 502 miliar yang diduga terkait investasi ilegal
Jakarta, Beritasatu.com – Komisi III DPR mengadakan rapat dengar pendapat dengan jajaran Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan . Dalam kesempatan tersebut, Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana memaparkan jajarannya telah menghentikan secara sementara transaksi senilai Rp 502 miliar.
Transaksi tersebut dihentikan sementara karena diduga terkait dengan praktik investasi ilegal yang tengah marak saat ini.“Per tanggal 24 Maret 2022, PPATK telah melakukan penghentian sementara transaksi yang diduga berasal dari tindak pidana berupa investasi ilegal sebesar Rp 502 miliar dengan jumlah 275 transaksi,” ujar Ivan saat RDP di Gedung DPR, Jakarta, Selasa .
Diungkapkan juga, PPATK sudah menerima transaksi yang dilaporkan ke lembaga tersebut dengan total nilai mencapai Rp 35 triliun. Transaksi tersebut diduga juga memiliki kaitan dengan fenomena investasi ilegal. Terkait hal itu, PPATK terus memantau adanya aliran dana ke berbagai pihak yang terkait dengan investasi ilegal.Dijelaskan juga, PPATK menemukan adanya modus yang cukup beragam dalam hal aliran uang terkait investasi ilegal.
“Total transaksi yang sudah dilaporkan kepada PPATK berjumlah lebih dari Rp 35 triliun yang terkait kasus investasi ilegal yang marak akhir-akhir ini,” ujar Ivan.TAG: PPATK Investasi ilegal Ivan Yustiavandana
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Pemkab Klungkung Anggarkan Rumah Tangga Bupati Rp 480 Juta-Wabup Rp 360 JutaPemkab Klungkung menganggarkan biaya rumah tangga bupati senilai Rp 480 juta. Sedangkan wakil bupati Rp 360 juta.
Read more »
Kepala PPATK Dorong DPR Percepat Penetapan RUU Perampasan AsetKepala PPATK Ivan Yustiavandana mendorong percepatan penetapan RUU Perampasan Aset terkait tindak pidana.
Read more »
9 Vila Murah di Bandung, Harga Mulai Rp 200.000-anJika berencana menghabiskan waktu di Bandung dan sekitarnya, beberapa pilihan vila di Bandung berikut bisa jadi pilihan untuk bermalam.
Read more »
Saham GoTo Dipatok Rp 388, Beli Nggak Ya?PT GoTo Gojek Tokopedia (Goto) akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 11 April mendatang
Read more »
Emiten Eddy Sariaatmadja Ini Cetak Laba Rp 1,35 T Pada 2021Laba SCMA Tembus Rp 1,35 T Pada 2021
Read more »