Diduga Pakai Produk China, Angkatan Darat Rusia 'Ketiban Apes'
PIKIRAN RAKYAT - Di tengah invasi terhadap Ukraina, angkatan darat Rusia alami kendala tak terduga usai kendaraan tempur miliknya terhenti begitu saja.
Bukan karena hantaman musuh atau perlawanan dari Ukraina, angkatan darat Rusia sempat lumpuh lantaran armada perangnya terjebak lumpur. Aral seperti itu mampu menaklukkan sangarnya armada tempur Rusia karena mobil yang dikendarai pasukan Putin disebut-sebut memakai ban murah buatan China. Seorang sumber intelejen menduga bila perangkat perang yang tidak memadai disebabkan oleh adanya pejabat Rusia yang korupsi. Hal ini tentunya berdampak pada agresi militer Putin.
“Rusia memiliki anggaran militer sekitar £60 miliar per tahun, tetapi sebagian besar 'pergi' ke kantong para Jenderal terkenal korup”, kata seorang sumber intelijen kepada New Zealand Times.“Dampaknya, Rusia terpaksa membeli ban murah agar kendaraan lapis baja mereka tetap bisa beroperasi, dan itu tidak berhasil”, ujar dia.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Rusia Ancam Setop Gas Kalau Tak Bayar Pakai Rubel, Uni Eropa Ketar-ketirPara menteri energi Uni Eropa menggelar pertemuan membahas kebijakan Rusia soal transaksi jual beli gas wajib menggunakan Rubel serta penghentian pasokan gas.
Read more »
Rusia Ancam Setop Gas Kalau Tak Bayar Pakai Rubel, Uni Eropa Turun TanganPara menteri energi Uni Eropa menggelar pertemuan membahas kebijakan Rusia soal transaksi jual beli gas wajib menggunakan Rubel serta penghentian pasokan gas.
Read more »
Perang Rusia Vs Ukraina: Polandia Siap Bantu Jerman Hentikan Impor Minyak Rusia | Kabar24 - Bisnis.comPolandia siap membantu Jerman menghentikan penggunaan minyak Rusia, kata Menteri Iklim Anna Moskwa.
Read more »
China & Rusia 'Goyang', Harga Minyak Dunia MelorotHarga minyak dunia turun. Pemicunya kekhawatiran pertumbuhan China melambat dan larangan impor minyak dari Rusia.
Read more »
Rusia-China Biang Kerok 'Tsunami' Inflasi, Next Indonesia?Perekonomian dunia saat ini sedang dilanda 'tsunami' inflasi. Di Amerika Serikat (AS) inflasi berdasarkan consumer price index (CPI)
Read more »