Seorang warga di Papua, Habel Helanti, sempat meminta ampun namun tetap ditembak mati anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak.
Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia mengatakan, peristiwa itu terjadi pada pukul 13.00 WIT.
Ketika itu, korban Habel Halenti bersama rekannya, Muh Alif dan Abdul Haras'z berangkat dari kamp karyawan di kompleks pancuran Kampung Kibogolome, Distrik Ilaga dengan tujuan Kampung Eronggobak, Distrik Omukia. Mereka ke sana menggunakan kendaraan pikap milik Pemkab Puncak, yang biasa digunakan untuk mengangkut babi.Saat akan kembali, korban Habel dan Muh Alif ditodong dengan senjata api laras pendek dan laras panjang oleh dua anggota KKB.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
KKB Semakin Brutal usai Bunuh Warga Pendatang, Kepala Desa dan Keluarganya Ditembak MatiTadi malam anggota KKB atau lebih dikenal dengan nama Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka menembak mati Kepala Desa Nipurlema,...
Read more »
KKB Semakin Brutal usai Bunuh Warga Pendatang, Kepala Desa dan 4 Keluarganya Ditembak MatiTadi malam anggota KKB atau lebih dikenal dengan nama Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka menembak mati Kepala Desa Nipurlema,...
Read more »
Rentetan Aksi KKB dalam Sehari, Tembak Mati Tukang Bangunan, Bakar Bandara dan Rumah WargaKKB juga menyerang dan membakar sejumlah fasilitas di Bandara Aminggaru, Distrik Ilaga.
Read more »
KKB Tembak 1 Keluarga, Warga di 10 Kampung MengungsiKKB Tembak 1 Keluarga, Warga di 10 Kampung Mengungsi. Iqbal menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi tak lama setelah KKB menembak mati seorang tukang bangunan bernama Hebel Halenti (30) di sekitar wilayah Eromago, Ilaga.
Read more »
KKB Nyatakan Tak Bertanggungjawab atas Penembakan Warga SipilKKB Nyatakan Tidak Bertanggungjawab atas Penembakan Warga Sipil. Sebby menegaskan, pihaknya juga mengumumkan wilayah Ilaga sebagai zona perang. Karena itu, pihaknya meminta TNI/Polri segera menghentikan propaganda pihaknya menembak masyarakat sipil.
Read more »