Deretan Emiten 'Korban' Perang Rusia-Ukraina, Kinerja Kuartal I/2022 Tertekan
Bisnis.com, JAKARTA — Ketidakpastian global akibat pandemi Covid-19, konflik geopolitik Rusia-Ukraina yang mengerek harga komoditas, dan ketatnya persaingan pasar berimbas negatif terhadap profitabilitas sejumlah emiten pada kuartal I/2022.
Di sektor petrokimia, misalnya, PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. membukukan rugi tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$11,23 juta pada kuartal I/2022 dari posisi laba bersih USS$84,38 jutaa pada kuartal I/2021.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Harga Gas Alam di AS Sentuh Level Termahal dalam 14 Tahun Imbas Perang Rusia-UkrainaHarga gas alam di Amerika Serikat melonjak ke level tertinggi dalam 14 tahun menyusul dampak konflik Rusia-Ukraina.
Read more »
Jenderal Tertinggi Rusia Dilaporkan Kena Tembak di Garis Depan Perang UkrainaJenderal tertinggi Rusia Valery Gerasimov dilaporkan terluka terkena tembakan saat mengunjungi garis depan Donbass di perang Ukraina.
Read more »
Ukraina Timur Diserang, Uni Eropa Bakal Setop Beli Minyak RusiaUni Eropa (UE) menyiapkan sanksi atas penjualan minyak Rusia setelah Jerman mengatakan siap untuk mendukung kebijakan tersebut.
Read more »
Serangan Rudal Rusia Tewaskan Seorang Remaja, Gereja,dan Jembatan Pengiriman Senjata untuk UkrainaHancurnya jembatan tersebut membuat akses pengiriman senjata dan...
Read more »
Singapura Teriak Soal Dampak Perang Rusia-Ukraina, Suram?Singapura ingatkan dampak perang Ukraina-Rusia.
Read more »