Simak sejarah kawasan Plumpang, lokasi depo Pertamina yang terbakar.
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Kawasan depo Pertamina di Plumpang di Jakarta Utara mengalami kebakaran dan menyebabkan banyak kerugian yang belum bisa dihitung.
Depo Plumpang Pertamina mulai pada 1974, dengan kapasitas kapasitas tangki timbun sebesar 291.889 kiloliter. Dalam catatan Bisnis, kilang ini memiliki sedikitnya 23 tangki timbun yang menyalurkan Premium, Solar, Pertamax, dan Pertamax+. Zaenuddin HM, menyebutkan bahwa Plumpang adalah nama desa di Tuban, Jawa Timur. Desa yang punya kisah terkait dengan beberapa tokoh pewayangan.
Versi yang beda lagi menyebutkan bahwa tempat yang dinamai Plumpang itu pada masa kolonial Belanda adalah daerah pertanian. Sebab, penduduk setempat menanam pohon padi dan memanennya sendiri.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Depo Pertamina Plumpang Terbakar: Suplai 20 Persen BBM, Pernah Meledak pada 2009Kebakaran Depo BBM Pertamina Plumpang yang merupakan Depo BBM penting sebelumnya sudah pernah terjadi.
Read more »
Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Pertamina Mengaku Evakuasi WargaKebakaran Depo Plumpang, Jakarta Utara, Jumat (3/3/2023) malam ternyata terjadi pada pipa penerimaan BBM di Integrated Terminal BBM Jakarta, Plumpang.
Read more »
Pertamina: Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Terjadi di Pipa Penerimaan BBMSaat ini Pertamina fokus pada penanganan kebakaran Depo Pertamina Plumpang dan melakukan evakuasi terhadap pekerja maupun warga di sekitar lokasi, ke area yang lebih aman.
Read more »
Depo BBM Pertamina Plumpang Kebakaran, Pertamina Evakuasi Warga dan Pekerja di Sekitar LokasiPertamina belum bisa memastikan jumlah pekerja dan warga yang harus dievakuasi untuk mengurangi dampak kebakaran tersebut.
Read more »
Depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara Terbakar dan Meledak, Pertamina Masih Investigasi PenyebabDepo Pertamina Plumpang Jakarta Utara terbakar hebat pada Jumat (3/3/2023) malam.
Read more »