Demokrat: Jokowi Butuh Jubir Baru, Jangan Bagi ke Timses

South Africa News News

Demokrat: Jokowi Butuh Jubir Baru, Jangan Bagi ke Timses
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 CNN Indonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 1 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 4%
  • Publisher: 53%

Partai Demokrat menilai Presiden Jokowi membutuhkan juru bicara baru yang berkualitas dan tidak membuat kegaduhan.

Melihat situasi terkini, menurut Herzaky, keberadaan jubir presiden menjadi hal yang relevan sebagai sumber informasi utama, mengingat penjelasan yang disampaikan kementerian atau instansi di pemerintahan Jokowi kerap berbeda satu sama lain dalam merespons sebuah isu.Jika Jokowi melihat sosok yang tepat dan bisa membantu dalam mengomunikasikan pilihan kebijakan dan sikapnya ke publik, menurut Herzaky, sewajarnya jabatan jubir presiden segera diisi kembali.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

CNN Indonesia /  🏆 27. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Pendemo Sebut Jokowi Hanya Butuh Rakyat Saat Pemilu, Setelah Itu DilupakanPendemo Sebut Jokowi Hanya Butuh Rakyat Saat Pemilu, Setelah Itu Dilupakan'Dalam momentum dua tahun Jokowi-Ma'ruf menjadi pimpinan di negeri ini, kita menyimpulkan gagal mensejahterakan rakyat bangun kesatuan rakyat untuk kedaulatan rakyat,' ujar Nining.
Read more »

Presiden Jokowi harap kesehatan jadi fokus utama relasi ASEAN-IndiaPresiden Jokowi harap kesehatan jadi fokus utama relasi ASEAN-IndiaPresiden RI Joko Widodo menyampaikan pentingnya menjaga kerja sama di bidang kesehatan antara ASEAN dan India dalam menghadapi pandemi.\r\n\r\n"Tidak saja ...
Read more »

Presiden Jokowi: Pemuda Punya Peran Sentral sebagai Pemimpin Perubahan di Era DigitalPresiden Jokowi: Pemuda Punya Peran Sentral sebagai Pemimpin Perubahan di Era DigitalPresiden Joko Widodo mengatakan, ikrar Sumpah Pemuda pada 93 tahun lalu terucap bukan karena keseragaman, melainkan dengan alasan keberagaman. Bukan karena budaya yang sama, melainkan tekad yang sama. Polhuk AdadiKompas mawarkukun
Read more »



Render Time: 2025-04-06 15:49:58