Darurat Ancaman Krisis Air Dunia

South Africa News News

Darurat Ancaman Krisis Air Dunia
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 hariankompas
  • ⏱ Reading Time:
  • 84 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 37%
  • Publisher: 70%

Risiko krisis air dapat menyebabkan bencana global yang mempengaruhi berbagai sektor kehidupan. Perilaku hemat air dan menjaga ekosistem air diperlukan untuk mencegah ancaman krisis air di masa depan. Riset AdadiKompas deboralaksmii

Sejumlah warga di Desa Manulea, Kecamatan Sasitamean, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, menggunakan air keruh di Kali Babeko untuk mandi dan cuci . Krisis air bersih sudah menjadi langganan di daerah itu..

Memburuknya kondisi bumi menambah parah krisis air yang telah terjadi selama bertahun-tahun. Berdasar data UN Water, saat ini sajaorang atau dua pertiga penduduk dunia hidup dalam kekurangan air minimal dalam sebulan. Sementara lima ratus juta orang kekurangan air selama satu tahun. Permasalahan ini menjadi pembahasan utama di tingkat dunia. Sebab, hampir di setiap negara, bahkan negara majupun mengalami krisis air.

Dengan demikian, sumber daya air yang dapat digunakan sangat terbatas. Air tanah memang dapat digunakan, namun penggunaannya yang tidak terkontrol dapat menyebabkan penurunan muka air tanah. Air laut juga mulai dimanfaatkan melalui desalinisasi, tetapi belum seluruh negara mampu mengolahnya. Tidak seimbangnya ketersediaan sumber daya air dengan kebutuhan ditunjukkan melalui proyeksi kelangkaan air oleh World Resource Institute . Proyeksi ini dihitung berdasarkan perbandingan pengambilan air dengan ketersediaan pasokan air permukaan dan air tanah. Semakin tinggi skor menandakan tingginya persaingan mendapatkan pasokan air.

Prediksi kelangkaan air di negara-negara tersebut tidak semata-mata karena faktor pertambahan populasi penduduk. Faktor kondisi alam pun memengaruhi keberadaan sumber daya air. Misalnya, wilayah Timur Tengah menerima curah hujan lebih sedikit dibanding wilayah lainnya. Konsep air virtual yang dikenalkan oleh Tony Allan pada 1990-an ini menjelaskan banyaknya air yang dibutuhkan dalam proses produksi industri dan pertanian. Sebagai contoh, untuk menghasilkan satu kilogram daging ayam dibutuhkan air sebanyak 3.900 liter. Untuk menghasilkan satu kilogram keju membutuhkan 5.000 liter air.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

hariankompas /  🏆 8. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Ilmuwan Ungkap Ct Value Bukan Indikator Utama Risiko Penularan Covid-19Ilmuwan Ungkap Ct Value Bukan Indikator Utama Risiko Penularan Covid-19Ct value saja tidak bisa memprediksi risiko penularan Covid-19. Metode pengujian yang sensitif dan kuat diperlukan untuk mengendalikan penularan.
Read more »

Studi: Risiko Bell’s Palsy Lebih Tinggi pada Vaksin Covid SinovacStudi: Risiko Bell’s Palsy Lebih Tinggi pada Vaksin Covid SinovacRisiko serangan Bell's Palsy yakni sejenis kelumpuhan wajah, lebih tinggi setelah vaksin Covid-19 Sinovac Biotech, CoronaVac.
Read more »

Top 3 Dunia: Risiko Lumpuh Wajah Vaksin Sinovac Hingga Kemenangan TalibanTop 3 Dunia: Risiko Lumpuh Wajah Vaksin Sinovac Hingga Kemenangan TalibanTiga berita terpopuler dunia pada 17 Agustus 2021 yakni risiko lumpuh wajah vaksin Sinovac hingga karier politik Joe Biden terancam karena Taliban.
Read more »

Yasonna: Penghuni Lapas 103 Persen, Risiko Covid MeningkatYasonna: Penghuni Lapas 103 Persen, Risiko Covid MeningkatYasonna menyebut, jumlah penghuni lapas telah mencapai angka maksimum juga tak dibarengi dengan akaes fasilitas kesehatan dan tenaga medis yang merata.
Read more »

Negara Terkecil di Dunia Terancam Tenggelam dan Akibat Perubahan IklimNegara Terkecil di Dunia Terancam Tenggelam dan Akibat Perubahan IklimOmbak menjadi ancaman terbesar bagi keberadaan masyarakat Tuvalu, salah satu negara terkecil di dunia.
Read more »

HUT Ke-76 RI, Sri Mulyani: Indonesia Bangsa Tangguh dan Akan Terus TumbuhHUT Ke-76 RI, Sri Mulyani: Indonesia Bangsa Tangguh dan Akan Terus TumbuhDalam mencapai cita-cita kemerdekaan, Indonesia dihadapkan pada ketidakmudahan, seperti saat ini Tanah Air menghadapi krisis kesehatan dan ekonomi akibat pandemi....
Read more »



Render Time: 2025-04-06 19:34:50