China Akui Pakai Kandungan Berbeda untuk Vaksin Booster Sindonews BukanBeritaBiasa .
BEIJING - China memastikan memberikan vaksin dosis booster COVID-19 menggunakan kandungan yang berbeda dari suntikan sebelumnya. Hal itu dilakukan terkait mengganasnya varian Omicron di seluruh dunia.
Pada 7 Februari, sekitar sepertiga dari 1,4 miliar penduduk China telah menerima dosis booster menggunakan teknologi yang sama dengan dosis utama. Sebuah sampel kecil penelitian di Hong Kong menunjukkan bahwa sebagian besar penerima vaksin Sinovac yang menerima dosis ketiga sekitar dua hingga lima bulan setelah dosis kedua primer, gagal menghasilkan respons antibodi alami terhadap Omicron.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Perempuan Korea Utara Tewas Disiksa Petugas Keamanan, Gara-gara Pakai Ponsel Buatan ChinaSeorang perempuan Korea Utara dilaporkan tewas disiksa oleh petugas keamanan saat diperiksa karena menggunakan ponsel buatan China.
Read more »
China Bikin Kloningan BMW R 1250 GS, Pakai Mesin 500 ccProdusen asal China, Moxiao, baru-baru ini merilis produk motor petualang baru yang desainnya sangat mirip dengan BMW R 1250 GS.
Read more »
Stefano Pioli Akui AC Milan Rasakan Tekanan Saat Berada di Puncak Klasemen |Republika OnlinePioli mengatakan, AC Milan harus memberikan kontinuitas pada setiap penampilan.
Read more »
Prilly Latuconsina Akui Sempat Pacaran Namun Baru Putus dari Aktor Ini, Sosoknya TerungkapTak pernah koar-koar tahu-tahu sudah putus pada Oktober 2021 lalu, Prilly Latuconsina akhirnya akui sempat berpacaran dengan aktor ini namun sekarang kembali berteman.
Read more »
Aston Villa |em|Keok |/em|dari Watford, Steven Gerrard Akui Kesalahan |Republika OnlineAston Villa kalah 0-1 di kandang dari Watford.
Read more »