Cairan Maut Mbah Slamet Renggut 12 Nyawa, Polisi: Korban Meninggal dalam Hitungan Menit

South Africa News News

Cairan Maut Mbah Slamet Renggut 12 Nyawa, Polisi: Korban Meninggal dalam Hitungan Menit
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 60 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 27%
  • Publisher: 68%

Mbah Slamet, dukun pengganda uang Banjarnegara membunuh korban menggunakan potasium sianida. Jejak racun tersebut terdapat di tubuh salah satu korban.

Korban mulanya diajak tersangka untuk melakukan ritual di kebun miliknya di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Banjarnegara. Ternyata, di sana, korban dibunuh memakai cairan maut.

Kepala Laboratorium Forensik Kepolisian Daerah Jateng Kombes Pol Slamet Iswanto mengatakan, tersangka mulanya meminta korban meminum"Ini merupakan modus dari pelaku. Ketika diberikan tablet kemudian ngantuk, berarti gagal di dalam penggandaan uang," ujarnya dalam konferensi pers di Kepolisian Resor Kota Solo, Kamis , dikutip dari"Efeknya sangat cepat bekerja di dalam perusakan sel 1-5 menit. Dalam dosis yang banyak, mati dalam hitungan menit," ucapnya.

"Organ yang saya sebutkan positif potasium sianida. Bisa kita ambil kesimpulan matinya korban karena racun sianida," ungkapnya. Sementara itu, Kepala Bidang Kedokteran Kesehatan Polda Jateng Kombes Pol Sumy Hastry Purwanti menuturkan, pihaknya belum bisa memastikan apakah korban lain dibunuh menggunakan cara yang sama atau tidak.

"Dari pemeriksaan pertama sudah jelas meninggal dulu baru dimakamkan. Sedangkan 9 dan 2 jenazah yang kita kerjakan, kita susah menduga apakah meninggal karena racun atau dikubur dalam keadaan masih hidup," tuturnya di acara yang sama."Yang bisa kita simpulkan, mereka meninggal karena mati lemas karena racun," terangnya.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

kompascom /  🏆 9. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Mbah Slamet, Dukun Pengganda Uang Banjarnegara Ternyata Residivis Kasus Uang PalsuMbah Slamet, Dukun Pengganda Uang Banjarnegara Ternyata Residivis Kasus Uang PalsuSlamet Tohari atau Mbah Slamet, dukun pengganda uang di Banjarnegara yang membunuh 12 orang ternyata seorang residivis kasus peredaran uang palsu. 
Read more »

Lima Fakta Pembunuhan Berantai Dukun Mbah Slamet di Banjarnegara |Republika OnlineLima Fakta Pembunuhan Berantai Dukun Mbah Slamet di Banjarnegara |Republika OnlineTotal tercatat sudah ada setidaknya 12 orang yang dibunuh oleh Mbah Slamet.
Read more »

Megahnya Rumah Mbah Slamet, Dukun Pengganda Uang di BanjarnegaraMegahnya Rumah Mbah Slamet, Dukun Pengganda Uang di BanjarnegaraNama Slamet Tohari atau Mbah Slamet menjadi sorotan publik. Tidak hanya kesadisannya membunuh 12 korban, tempat tinggalnya pun tidak luput jadi perhatian warga. Via: detik_jateng
Read more »

Penjelasan Polisi soal Cara Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara Mbah Slamet Bunuh KorbannyaPenjelasan Polisi soal Cara Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara Mbah Slamet Bunuh KorbannyaDukun pengganda uang di Banjarnegara Mbah Slamet membunuh korban-korbannya dalam ritual maut dengan menggunakan racun potasium sianida
Read more »

Baru 3 Korban Mbah Slamet Dukun Maut Banjarnegara yang Teridentifikasi, Berikut Ciri-Ciri 9 Korban LainnyaBaru 3 Korban Mbah Slamet Dukun Maut Banjarnegara yang Teridentifikasi, Berikut Ciri-Ciri 9 Korban LainnyaSembilan korban lainnya dalam proses identifikasi. Sejumlah orang telah melapor ke Polda Jateng dan Polres Banjarnegara baik langsung atau lewat nomor aduan.
Read more »

Istri dan Tetangga Cerita soal Keseharian Mbah Slamet Serial KillerIstri dan Tetangga Cerita soal Keseharian Mbah Slamet Serial KillerSebelum kasus pembunuhan berantainya terungkap, Mbah Slamet dikenal sebagai pria misterius. Berikut cerita soal keseharian Mbah Slamet dari sang istri.
Read more »



Render Time: 2025-03-01 00:15:40