Butuh 757 Tahun untuk Bersihkan Ranjau di Ukraina

South Africa News News

Butuh 757 Tahun untuk Bersihkan Ranjau di Ukraina
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 SINDOnews
  • ⏱ Reading Time:
  • 21 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 12%
  • Publisher: 51%

Konflik dengan Rusia mengubah Ukraina menjadi negara dengan ranjau paling banyak di dunia

Penjinak ranjau militer memeriksa area ranjau dan peluru yang tidak meledak yang tersisa setelah serangan Rusia di Wilayah Kiev, Ukraina, 21 April 2022. Foto/REUTERS/Mykola Tymchenko- Konflik dengan Rusia mengubah Ukraina menjadi “negara dengan ranjau paling banyak” di dunia, menurut Washington Post pada Sabtu .

“Hampir sepertiga dari wilayah Ukraina telah dipengaruhi pertempuran sengit dan kemungkinan akan membutuhkan operasi pembersihan ranjau yang intens,” ungkap outlet media itu. “Jumlah persenjataan yang sangat banyak di Ukraina belum pernah terjadi sebelumnya dalam 30 tahun terakhir. Tidak ada yang seperti itu,” ujar Greg Crowther, direktur program di British NGO Mines Advisory Group, kepada Washington Post.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

SINDOnews /  🏆 40. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Jurnalis Rusia Tewas di Ukraina karena Amunisi Klaster, Diplomat Rusia Ancam Kiev dan Pemasok BomJurnalis Rusia Tewas di Ukraina karena Amunisi Klaster, Diplomat Rusia Ancam Kiev dan Pemasok BomDiplomat Rusia menyebut pemerintah Ukraina dan pemasok bom tandan atau amunisi klaster ke Kiev, harus bertanggung jawab atas tewasnya jurnalis Rusia.
Read more »

Usai Cabut dari Kesepakatan Ekspor Biji-bijian, Rusia Tembak Rudal ke Lumbung Pangan UkrainaUsai Cabut dari Kesepakatan Ekspor Biji-bijian, Rusia Tembak Rudal ke Lumbung Pangan UkrainaRusia dilaporkan mengirim gelombang serangan rudal ke lumbung pangan yang berada di Odessa, Ukraina, Jumat (21/7/2023).
Read more »

Drone Ukraina Hantam Gudang Amunisi di Krimea, Jurnalis Rusia TewasDrone Ukraina Hantam Gudang Amunisi di Krimea, Jurnalis Rusia TewasUkraina mengkonfirmasi telah meluncurkan serangan drone tersebut, mengklaim berhasil menghancurkan depot minyak dan gudang senjata Rusia di Krasnohvardiiske
Read more »



Render Time: 2025-02-26 21:11:16