Dow mengakhiri hari dengan turun lebih dari 235 poin, atau 0,8%, hanya pulih sedikit dari penurunan sebelumnya.
Saham blue chips turun 14% tahun ini dan mencapai level baru yakni 52 minggu terendah pada Kamis pagi
Pemimpin Perusahaan Ritel Walmart dan Target , yang telah menyeret Wall Street minggu ini karena prospek yang mengecewakan, mendapat pukulan lagi pada Kamis, dan berita itu terus berdampak buruk bagi saham ritel lainnya. "Ada daftar panjang ketidakpastian," tambah Galvin, mengutip kebijakan suku bunga Federal Reserve dan Inflasi, kekhawatiran tentang wabah Covid baru di China dan invasi Rusia ke Ukraina sebagai kekhawatiran yang masih ada.
Pedagang telah memanfaatkan momentum berisiko saham teknologi, bitcoin dan cryptocurrency lainnya dan investasi lain yang dapat mengambil manfaat dari rebound ekonomi.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Pasca Wall Street Rebound, Dow Futures Turun LagiKontrak berjangka (futures) indeks bursa AS kompak bergerak melemah pada perdagangan hari ini, di mana investor masih berusaha untuk membangun reli yang solid.
Read more »
Ditopang Pemulihan Ekonomi, Pasar Saham Indonesia Tetap Menarik Sepanjang Tahun 2022 | Market - Bisnis.comPasar saham Indonesia masih sangat menarik di mata investor baik domestik maupun asing sepanjang tahun ini.
Read more »
Nasib Miris Sritex! Dulu Eks LQ45, Sekarang Calon DelistingEmiten tekstil Sritex berpotensi terdepak dari bursa saham lokal
Read more »
Ikuti Tren AS, Saham Peritel RI Hari Ini Masuk Top LosersSaham peritel nasional hari ini tertekan, mengikuti koreksi serupa di bursa Amerika Serikat (AS).
Read more »
Kecemasan Inflasi Kembali Muncul, Wall Street Dibuka TertekanBursa saham Amerika Serikat (AS) tertekan pada pembukaan perdagangan perdagangan Rabu (18/5/2022)
Read more »
Kinerja Perusahaan Teknologi Berpeluang Tumbuh, Ini Alasannya | Teknologi - Bisnis.comPeluang perusahaan teknologi tubuh di Tanah Air masih besar meski masih dikepung dengan koreksi harga saham perusahaan teknologi belakangan ini.
Read more »