Dengan menghilangkan pengisi daya dan EarPods dari kotaknya, Apple justru telah menghemat total USD 6,5 miliar atau setara dengan Rp 93 triliun lebih.
JawaPos.com – Pada 2020 lalu, Apple membuat keputusan kontroversial yakni membuang perangkat adaptor alias kepala charger dari boks atau paket penjualan iPhone 12. Karena hal tersebut, semua iPhone yang dijual di pasaran tak lagi mendapatkan kepala charger.
Namun, alih-alih berperan dalam penyelamatan lingkungan, upaya Apple ini justru dinilai banyak orang sebagai akal-akalan mereka untuk meningkatkan profit semata. Hal tersebut lantaran pada akhirnya Apple memang menjual perangkat charger secara terpisah. Dan harganya juga tidak murah.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Ukraina Menyerah? Viral Zelensky Minta Tentara Buang SenjataSebuah video beredar secara online di tengah perang Rusia dan Ukraina. Di mana Presiden Zelensky meminta pasukannya menyerah.
Read more »
Terungkap! Ini Sosok Pembunuh Nakes yang Buang Mayat di Tol SemarangAparat Ditreskrimum Polda Jateng akhirnya meringkus pelaku pembunuhan sekaligus pembuang mayat perempuan yang berprofesi sebagai nakes dan anaknya di bawah jembatan Tol Semarang-Solo.
Read more »
Penjualan TV Digital di Garut Merangkak Naikpenjualan perangkat televisi di kabupaten garut sudah didominasi oleh tv digital ketika membeli televisi baru warga masyarakat lebih memilih tv yang bisa menang
Read more »
Ford Resmi Balik Lagi ke Indonesia, Luncurkan 2 Produk Baru Ini | Otomotif - Bisnis.comPT Mitra Bisnis anak perushaaan dari PT RMA Group mengumumkan rencana bisnis untuk distribusi kendaraan bersamaan dengan peluncuran penjualan ritel Ford di Indonesia.
Read more »
Baru Debut, NMIXX Pecahkan Rekor Penjualan Album Lewat 'AD MARE'Plakat sertifikasi awal resmi Hanteo Chart adalah plakat peringatan yang mengesahkan catatan resmi artis yang melebihi jumlah penjualan album tertentu berdasarkan data penjualan awal.
Read more »