Buang Kesan Kolot dan Kuno, Asep Pede Jual Batik Beromzet Puluhan Juta

South Africa News News

Buang Kesan Kolot dan Kuno, Asep Pede Jual Batik Beromzet Puluhan Juta
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 detikfinance
  • ⏱ Reading Time:
  • 45 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 21%
  • Publisher: 63%

Dari gerai Balada Batik Banten miliknya di Kota Serang, Kang Asep ingin mengikis anggapan batik sebagai pakaian kuno dan kolot.

Pria asal Pandeglang ini merintis fashion batik motif Banten lebih modern dan digemari muda-mudi. Karena rintisannya, ia meraup cuan dan jadi star seller di e-commerce serta buat batik Banten dipakai di berbagai daerah Indonesia.

Dengan modal Rp 500 ribu, batik dipesan dengan cara preorder lalu dibayar tunai saat pengiriman atau COD. Biasanya, ia pilih kafe anak muda untuk bertemu dengan pelanggan sekaligus promosi batik."Modal awalnya Rp 500 ribu, jadi dibuat PO . Dulu kita susah ngebranding karena dulu batik Banten identik kolot, membosankan, warna biru hitam terus," kata Kang Asep saat ditemui detikcom di gerai tokonya di Jalan Jenderal Soedirman 17 Penancangan, Kota Serang.

"Makanya dibuat batik yang untuk anak muda, ada outer, blazer, kita pangsa pasarnya anak muda," ujar pria bernama lengkap Tb Asep Pramudya itu. Sayangnya, di tahun itu ia menghadapi pandemi Corona. Penjualan baik di gerai dan di pasar digital seret dan baru bangkit di tahun 2022."Pas 2022 aktif banget ke e-commerce, baru upload satu foto yang lihat 200 orang hanya beberapa menit," ujarnya.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

detikfinance /  🏆 18. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

20 Jajanan Pasar Khas Indonesia dari Berbagai Daerah, dari yang Manis hingga Gurih20 Jajanan Pasar Khas Indonesia dari Berbagai Daerah, dari yang Manis hingga GurihMeski beberapa jajanan pasar khas beberapa daerah di Indonesia sudah mulai langka, tapi masih banyak lainnya yang mudah dijumpai.
Read more »

Balada Minyakita: Langka, Mahal, Dipalsukan pulaBalada Minyakita: Langka, Mahal, Dipalsukan pulaBaru-baru ini Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendapati tindakan ilegal terhadap produk Minyakita di Jawa Tengah berupa pemalsuan produk. Baru-baru ini Kementerian...
Read more »

Pisang Goreng Jadi Dessert Goreng Terbaik di Dunia Versi TasteAtlasPisang Goreng Jadi Dessert Goreng Terbaik di Dunia Versi TasteAtlasPisang goreng menempati posisi pertama dari total 50 kudapan goreng yang berasal dari berbagai negara.
Read more »

Ngeri! Badai PHK Industri Teknologi Telan 17.400 Korban Bulan IniNgeri! Badai PHK Industri Teknologi Telan 17.400 Korban Bulan IniLebih dari 17.000 karyawan menjadi korban PHK massal dari sejumlah perusahaan teknologi di Februari 2023.
Read more »

Indrawati Gan, Tekad Pelestari Batik TionghoaIndrawati Gan, Tekad Pelestari Batik TionghoaSejak kecil, Indrawati Gan yakin bahwa dialah generasi penerus yang harus melestarikan tradisi dan usaha batik tionghoa, batik Gan asal Pekalongan, yang dirintis leluhurnya sejak tahun 1870. Tekad Pelestari Batik Tionghoa SOSOK 17 Februari 2023
Read more »

Hadir di Harlah PPP Pakai Batik Hijau, Arsul Sani sebut Sandiaga Uno Hadir Sebagai Menparekraf!Hadir di Harlah PPP Pakai Batik Hijau, Arsul Sani sebut Sandiaga Uno Hadir Sebagai Menparekraf!Sandiaga Uno sempat menyatakan bahwa dirinya tetap berada di Partai Gerindra, kehadiran di harlah PPP tetap menjadi perhatian.
Read more »



Render Time: 2025-02-28 22:00:31