Manajemen AJB Bumiputera 1912 memproyeksikan bisa mengantongi dana Rp2 triliun untuk membayar polis. Dari mana saja?
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA — Manajemen Asuransi Jiwa Bersama atau AJB Bumiputera 1912 memproyeksikan penjualan atau pelepasan dan optimalisasi aset hingga saham dapat mencapai sekitar Rp2 triliun untuk membayarkan klaim pemegang polis di tahun ini.
Direktur Utama AJB Bumiputera 1912 Irvandi Gustari menuturkan bahwa untuk penjualan saham tersebut bergantung pada harga saham MREI. Irvandi menuturkan bahwa AJB Bumiputera 1912 memiliki nilai perolehan, yang artinya perusahaan berusaha untuk berada di atas nilai perolehan.”[Total penjualan aset dan saham] kita membutuhkan lebih kurang Rp2 triliun untuk membayarkan klaim tahun ini,” ujarnya.
Irvandi yang sudah bergabung dengan AJB Bumiputera selama delapan bulan itu memproyeksikan penjualan aset tersebut diperkirakan sebanyak tiga aset sudah terpenuhi.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Bos AJB Bumiputera 1912 Berharap Kantongi Rp2 Triliun untuk Bayar PolisManajemen AJB Bumiputera 1912 memproyeksikan bisa mengantongi dana Rp2 triliun untuk membayar polis. Dari mana saja?
Read more »
AJB Bumiputera 1912 Hendak Jual Aset untuk Bayar Klaim Nasabah, Simak Isi Pundi-PundinyaDalam Laporan Keuangan AJB Bumiputera 1912 pada 2021, jumlah aset perusahaan mencapai Rp9,5 triliun yang terdiri dari investasi dan bukan investasi.
Read more »
AJB Bumiputera 1912 Hendak Jual Aset untuk Bayar Klaim Nasabah, Simak Isi Pundi-PundinyaDalam Laporan Keuangan AJB Bumiputera 1912 pada 2021, jumlah aset perusahaan mencapai Rp9,5 triliun yang terdiri dari investasi dan bukan investasi.
Read more »
Nasabah AJB Bumiputera 1912 Bakal Demo Soal Nilai Manfaat Turun, Begini Tanggapan DireksiSejumlah nasabah AJB Bumiputera melakukan demo karena merasa dirugikan akibat kebijakan pembayaran nilai manfaat yang tidak utuh.
Read more »
AJB Bumiputera 1912 Miliki Rekening 'Tak Bertuan' Rp5,9 Triliun, Manajemen: Itu Polis PasifAJB Bumiputera 1912 menegaskan rekening tidak bertuan sebesar Rp5,9 triliun yang ramai dibahas bukan seperti perbankan yang berisi dana tunai namun polis pasif.
Read more »
Tuntutan Nasabah AJB Bumiputera 1912: Tolak PNM dan Pencairan Klaim 100 PersenSejumlah nasabah AJB Bumiputera menilai penurunan nilai manfaat polis yang dibayarkan tidak relevan karena merasa bukan anggota yang harus menanggung rugi.
Read more »