Ketua The Fed Jerome Powell yang menyebut suku bunga bisa naik lebih tinggi lagi membuat rupiah merosot 0,55%
Namun, bukan berarti rupiah akan terus tertekan. Ada peluang rupiah bisa menguat pada perdagangan Kamis melihat laju kenaikan indeks dolar AS yang tertahan kemarin.
Edi Susanto, Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, menuturkan bahwa BI tetap mengawal rupiah ini dengan tetap masuk pasar di pasar spot maupun Derivatives Non Deliverable Forward , untuk memastikandi pasar berfungsi dengan baik kembali," papar Edi kepada CNBC Indonesia, Rabu .Secara teknikal, rupiah semakin jauh di atas Rp 15.090/US$, yang akan menjadi kunci pergerakan.
Rupiah yang disimbolkan USD/IDR juga bergerak di atas rerata pergerakan 200 hari dan MA 100 yang memberikan tekanan lebih besar.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
BI 'Turun Gunung' Padamkan Gejolak Rupiah Efek PowellBI mengelontor likuiditas ke pasar spot dan DNDF guna melakukan stabilitas nilai tukar.
Read more »
Investor Nantikan Kebijakan The Fed, IHSG Dibuka Turun |Republika OnlineKeterangan Powell ini berpotensi menentukan arah pergerakan pasar finansial.
Read more »
Nantikan Kebijakan The Fed, IHSG Berisiko Turun ke 6.550IHSG diperkirakan masih akan dalam tren pelemahan hingga akhir Maret atau awal April seiring dengan arah kebijakan suku bunga The Fed.
Read more »
The Fed: Suku Bunga Kemungkinan Naik dengan Besaran Lebih TinggiInflasi sudah turun. Namun target menuju inflasi 2 persen tampaknya tidak mudah. Internasional AdadiKompas
Read more »
Powell Kasih Sinyal Kerek Suku Bunga Acuan The FedSebelumnya The Fed sempat menurunkan suku bunga acuan di tengah tren kenaikan.
Read more »
Ini Sabda Baru The Fed, Jerome Powell 'Warning' Suku Bunga ASBank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed, kembali memberi pernyataan terbaru soal suku bunga (fed fund rate/FFR).
Read more »