Benteng Fort Willem 1 atau dikenal dengan Benteng Pendem adalah salah satu saksi bisu dari kisah penjajahan yang pernah terjadi. Benteng ini terletak di Kelurahan Lodoyong dan berjarak kurang lebih satu jam dari pusat Kota Semarang.
Meskskipun keberadaanya sudah menjadi sorotan, pihak pengelola belum berniat menjadikan Benteng Pendem Ambarawa sebagai kawasan wisata sejarah. Pasalnya, karena hingga saat ini benteng ini masih sebagai bangunan lapas. Namun tidak menutup kemungkinan jika memang ada keinginan dari pengelola untuk menjadikan benteng ini sebagai wisata andalan Ambarawa.bangunan ini disebut sebagai Benteng Pendem Ambarawa karena berdiri di areal persawahan dan dipenuhi semak belukar.
Berdasarkan informasi dari Ketua RT 007 Desa Lodoyong, Mahmudi, mengatakan bahwa saat pembangunan, fondasi Benteng Pendem ini ditopang balok-balok kayu jati berukuran besar, sehingga bangunan ini terlihat seperti kapal karena berdiri di tengah areal persawahan yang tanahnya berawa.Dari sisi sejarah, dulunya benteng ini diperuntukan sebagai barak, gudang logistik dan tempat tahanan perang. Ketika masuk masa kependudukan Jepang, bangunan ini dijadikan sebagai tempat tahanan.
Nama resmi bangunan benteng ini diambil dari Raja Belanda, Willem Fredrik Prins Bans Onaje-Nassau yang memerintah pada era 1815-1840. Bangunan ini dibangun selama 11 tahun, dari 1834 hingga 1845 dan melibatkan ribuan pekerja. Untuk berwisata di benteng ini, pengunjung hanya membayar tiket masuk sebesar Rp5.000 per orang. Dengan harga tersebut, pengunjung dapat dengan leluasa menikmati suasana kolonial yang sangat kuat.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Kisah Miteri Kerajaan Gaib di Benteng Pendem AmbarawaKerajaan lelembut ini akan terlihat oleh mereka yang memiliki kemampuan indra keenam.
Read more »
Kisah Miteri Kerajaan Gaib di Benteng Pendem AmbarawaKerajaan lelembut ini akan terlihat oleh mereka yang memiliki kemampuan indra keenam.
Read more »
Kenapa Candi Prambanan Masuk Wilayah Yogyakarta? Ini PenjelasannyaMengapa Candi Prambanan masuk di wilayah Yogyakarta bukan di Jawa Tengah, begini sejarahnya.
Read more »
Berburu Takjil Sembari Ngabuburit di Bazar RamadanBazar Ramadan yang digelar di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah ramai dikunjungi warga.
Read more »
Heboh Bonsai Jumbo di Sragen, Ingin Ditukar dengan Jeep RubiconBonsai milik Handoyo, warga Sragen, Jawa Tengah, mencuri perhatian khalayak di jagad maya. Pria itu hanya mau merelakan bonsai yang sudah dirawat sejak 2010 jika ditukar dengan mobil Jeep Rubicon. / Regional JernihkanHarapan
Read more »
Jawa Tengah Surplus Pasokan Berbagai Komoditas Strategis |Republika OnlineStok pangan di Jawa Tengah disebut mencukupi untuk kebutuhan
Read more »