Kronologi penusukan bos toko plastik, Usman Ghonim, 45, di Monang Maning ternyata masalah sewa rumah. Bahkan, masalah ini tidak ada kaitannya dengan korban.
DENPASAR – Kronologi penusukan bos toko plastik bernama Usman Ghonim, 45, warga Jalan Gunung Rinjani Nomor 8, Denpasar ternyata berawal dari masalah sewa rumah. Dan masalah itu tidak ada kaitannya dengan Usman Ghonim.
Sayangnya, I Nyoman Madia justru ditantang berkelahi. Tantangan itu tidak dilayani oleh I Nyoman Madia dan memilih melangkah balik ke rumah. "Akhirnya saksi merasa emosi dan melayani tantangan pelaku. Sukoco mengajak untuk mencari tempat sepi untuk berkelahi. Sukoco mengarahkan agar I Nyoman Madia menyusulnya," beber sumber.Menggunakan sepeda motor I Nyoman Madia menancap gas mengikuti Bambang Surya Sukoco yang lebih dahulu mengendarai sepeda motor menuju Jalan Gunung Lempuyang. Sampai di depan TK Simon Petrus, Sukoco mengerem sepeda motornya. I Nyoman Madia pun ikut berhenti.
Usman yang merasa berniat baik untuk melerai cekcok pun emosi. Terjadi aksi saling dorong antara Usman dan Bambang Surya Sukoco. Puncaknya adalah penusukan menggunakan pisau lipat oleh Sukoco pada bagian perut Usman.