Bebas visa kunjungan diberlakukan di tengah penyebaran Covid Omicron XE, pemerintah 'kurang hati-hati' - BBC News Indonesia

South Africa News News

Bebas visa kunjungan diberlakukan di tengah penyebaran Covid Omicron XE, pemerintah 'kurang hati-hati' - BBC News Indonesia
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 BBCIndonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 85 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 37%
  • Publisher: 50%

Kebijakan pemerintah menghapus karantina dan memberi bebas visa kunjungan dari 43 negara dipandang ahli epidemiologi 'kurang hati-hati' dan perlu terus dikaji secara berkala karena dilakukan di tengah mutasi penyebaran Covid Omicron XE di luar negeri.

Akhir dari Podcast

Kebijakan itu dikeluarkan bersamaan dengan pemberian bebas visa kunjungan untuk beberapa negara. Pemerintah Indonesia memberikan Bebas Visa Kunjungan untuk sembilan negara ASEAN serta Bebas Visa Kunjungan Saat Kedatangan khusus wisata untuk 43 negara, di antaranya Amerika Serikat, Inggris dan beberapa negara di Eropa.Calon penumpang mengenakan APD lengkap melakukan lapor diri sebelum penerbangan di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis .

Beberapa waktu lalu, Miko menyebut WHO pernah menyatakan bahwa pelonggaran pembatasan sosial yang dilakukan di beberapa negara di Eropa dan Inggris sebagai langkah brutal karena menyebabkan peningkatan kasus di beberapa negara, seperti Jerman, Prancis, Italia, dan Inggris. Peningkatan kasus di Eropa itu terjadi saat cakupan vaksinasi lengkap mencapai 72,4% dan vaksinasi booster 52,5%. Di Inggris sendiri, tempat dideteksinya varian Omicron XE untuk pertama kalinya, cakupan vaksinasi lengkapnya sudah 86,1% dan vaksinasi boosternya mencapai 67,6%.

"Pemerintah pusat sendiri terus mendukung percepatan vaksinasi booster di berbagai daerah, khususnya menjelang periode ibadah atau perhelatan acara besar. Terlihat bahwa upaya ini dapat mencegah lonjakan kasus, contohnya di perhelatan MotoGP kemarin, yang tentunya dibarengi juga dengan protokol kesehatan yang ketat," kata Wiku, Selasa .

"Bahayanya akan bergantung pada seberapa bagus lansekap imunitas di daerah itu, di kabupaten/kota itu. Seberapa bagus juga kepatuhan terhadap perilaku atau budaya pencegahan atau 5M-nya. Atau seberapa program deteksi dininya, dengan 3T-nya. Ini yang harus dievaluasi dan harus ditingkatkan.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

BBCIndonesia /  🏆 42. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Ditemukan Varian Baru Covid, Lebih Menular dari Omicron?Ditemukan Varian Baru Covid, Lebih Menular dari Omicron?Varian Covid-19 terbaru kembli ditemukan di Inggris.
Read more »

Muncul Lagi Varian Baru Covid yang Lebih Menular dari Omicron, Ini Penjelasan..Muncul Lagi Varian Baru Covid yang Lebih Menular dari Omicron, Ini Penjelasan..-Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menamai beberapa varian Covid-19 dengan nama-nama Yunani seperti Alfa, Beta, Delta, Gama hingga Omicron.
Read more »

Omicron Meluas, 93 Persen Varian Covid-19 di Dunia Kini Dikuasai BA.2Omicron Meluas, 93 Persen Varian Covid-19 di Dunia Kini Dikuasai BA.2Bukan lagi varian asli Wuhan atau Alfa dan Delta, namun kini varian Covid-19 yang paling dominan di dunia adalah Omicron dan subvarian BA.2.
Read more »

Masih Heboh Varian XE, Muncul Lagi COVID Varian XJ Tulari Kurir di Thailand!Masih Heboh Varian XE, Muncul Lagi COVID Varian XJ Tulari Kurir di Thailand!Seorang pengantar paket di Thailand diduga terinfeksi virus Corona varian XJ, rekombinan lain dari Omicron BA.1 dan BA.2. Seperti apa kondisinya?
Read more »

Selain Varian XE, Covid-19 Varian XJ Diduga Ditemukan di Thailand | Kabar24 - Bisnis.comSelain Varian XE, Covid-19 Varian XJ Diduga Ditemukan di Thailand | Kabar24 - Bisnis.comTidak hanya kasus infeksi varian XE, kini muncul dugaan kasus infeksi Covid-19 varian XJ di Thailand.
Read more »



Render Time: 2025-04-03 07:29:24