Batalyon Andjing NICA: Garang di Jakarta, Frustasi dan Ketakutan di Barat Jawa | merdeka.com

South Africa News News

Batalyon Andjing NICA: Garang di Jakarta, Frustasi dan Ketakutan di Barat Jawa | merdeka.com
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 merdekadotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 49 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 51%

Batalyon Andjing NICA: Garang di Jakarta, Frustasi dan Ketakutan di Barat Jawa

Batalyon X Andjing NICA kemudian dimasukan ke Brigade V Divisi B. Kendati masih menggunakan nama 'Andjing NICA', namun nomor batalyon berubah, dari X menjadi V. Sebagai komandan batalyon ditunjuk seorang perwira KNIL eks penghuni kamp internir. Namanya Letnan Kolonel Adrianus van Zanten.Pada Juli 1946, Batalyon Andjing NICA dikirim ke wilayah barat Jawa yang tengah memanas.

"Persenjataan musuh jauh lebih lengkap dan modern," ungkap Kolonel R.J. Rusady W dalam otobiografinya,Namun ketika merangsek ke Bandung timur, Batalyon Andjing NICA harus menemui sandungan. Mereka harus berhadapan dengan lawan yang sepadan, yakni Batalyon Pelopor.S.A. Lapre yang merupakan eks prajurit Andjing NICA, mengakui 'keangkeran' front Bandung Timur.

Horor pertempuran juga dikisahkan oleh anggota Andjing NICA yang lain bernama Kopral Butselaar. Ketika mereka sedang ke arah pegunungan di utara Ujungberung, mereka bertemu dengan pasukan musuh kurang lebih berjarak 100 meter. Alih-alih bersiaga, seorang sersan bernama Keereweer malah berlaku sombong dengan berteriak-teriak menantang gerilyawan-gerilyawan TRI untuk menghadapinya.

"Teriakan Sersan Keereweer malah disambut dengan semburan peluru-peluru senapan mesin Hotskis, yang membuat kami ketakutan hingga merasa ingin berak di celana," kenang Butselaar.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

merdekadotcom /  🏆 36. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines



Render Time: 2025-04-03 05:35:53