Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia dengan China defisit akibat impor yang melonjak pada Mei 2023 menjadi US$5,95 miliar.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA – Badan Pusat Statistik mencatat perdagangan Indonesia dengan China defisit akibat impor yang melonjak pada Mei 2023 menjadi US$5,95 miliar, sebelumnya sebesar US$1,5 miliar pada April 2023.
Dalam paparannya, tercantum kinerja ekspor nonmigas Indonesia ke China mencapai US$4,7 miliar, sementara impor sebesar US$5,95 miliar. Adapun, penyumbang defisit yaitu komoditas mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya senilai US$1,3 miliar, mesin dan perlengkapan elektrik serta bagiannya sebesar US$1,2 miliar.Baca Juga
Padahal, sebelumnya Indonesia mencatatkan surplus nilai neraca perdagangan dengan China sebesar US$479,6 juta atau sekitar Rp7 triliun pada April 2023.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Barang China Hajar Pasar RI Habis-habisan, Ini BuktinyaData Mei 2023 menunjukkan, porsi impor asal China mencapai 32,80%, disusul Jepang 8,76%, dan Thailand 5,51%.
Read more »
Konsumen RI Makin Optimis, Malaysia dan India Lewat JauhMelansir dari Bank Indonesia (BI), terkait survei konsumen pada Mei 2023 mengindikasikan keyakinan konsumen
Read more »
Ekonomi China Diproyeksi Melambat Mei 2023, Potensi Pemangkasan Suku Bunga Makin KuatPara ekonom memprediksi perekonomian China melambat pada Mei 2023 dengan potensi pemangkasan suku bunga jangka panjang.
Read more »
Top! Ekspor RI Mei 2023 Melesat hingga US$ 21,72 Milai ekspor Indonesia Mei 2023 mencapai US$21,72 miliar atau naik 12,61 persen.
Read more »
Ekspor Indonesia di Mei 2023 Tembus USD 21,72 Miliar, Naik 12,61 PersenEkspor non migas naik 1,94 persen dari Mei 2022 sebesar USD 20,01 miliar menjadi USD 20,40 miliar pada Mei 2023.
Read more »