Jumlah rata-rata bayi yang lahir dari tiap perempuan Korsel terus menurun.
Angka kelahiran Korea Selatan tahun lalu kembali turun hingga tingkat terendah.
REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL -- Angka kelahiran Korea Selatan tahun lalu kembali turun hingga tingkat terendah. Data yang dirilis Rabu menunjukkan masalah sulit yang dihadapi Negeri Ginseng sebagai negara dengan angka anak terendah yang diharapkan dari setiap wanita. Data tahunan yang dirilis Badan Statistik Korsel menunjukkan tahun 2022 jumlah rata-rata bayi yang lahir dari setiap perempuan Korsel selama masa produktifnya turun dari 0,81 pada tahun lalu menjadi 0,78. Terendah diantara negara-negara Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi .
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Menag Minta Petugas Haji Wanita Diperbanyak |Republika OnlineJumlah jamaah haji perempuan lebih banyak daripada laki-laki.
Read more »
Gagal Bayar Waskita (WSKT) dan Strartegi Memilih Obligasi KorporasiPenundaan pembayaran bunga obligasi oleh PT Waskita Karya Tbk. (WSKT) dinilai akan berdampak pada penerbitan obligasi secara umum.
Read more »
Gagal Bayar Waskita (WSKT) dan Strategi Memilih Obligasi KorporasiPenundaan pembayaran bunga obligasi oleh PT Waskita Karya Tbk. (WSKT) dinilai akan berdampak pada penerbitan obligasi secara umum.
Read more »
Eva Celia Ungkap Alasan Awal Memilih VegetarianEva Celia dan sang ibunda, Sophia Latjuba telah lama dikenal memilih untuk vegetarian.
Read more »
Korea Krisis Generasi Muda, 8.000 Daycare Terpaksa TutupKementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Korsel mencatat bahwa sekitar 21 persen atau 8.248 pusat penitipan anak di seluruh Korsel tutup dalam 4 tahun terakhir.
Read more »