Banjir Impor Bikin Jokowi Geram, Pengamat Ungkap Kebodohan Kolektif TempoBisnis
TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengungkapkan kekecewaannya kepada beberapa instansi pemerintah lantaran membeli banyak barang-barang impor. Menurut Presiden Jokowi, seharusnya anggaran tersebut dapat digunakan untuk membeli barang-barang produksi dalam negeri. Dengan begitu akan membuka lapangan pekerjaan yang jika dihitung bisa membuka hingga 2 juta lapangan pekerjaan. 'Bodoh sekali kita kalau nggak melakukan ini. Malah beli barang-barang impor.
Dia juga mempertanyakan mengapa sebelum adanya pandemi pertumbuhan ekonomi nasional hanya terjebak di angka 5 persen. Angka tersebut menurutnya tidak cukup untuk membangkitkan ekonomi nasional yang memiliki komposisi populasi 270 juta lebih penduduk.Dia menyebutkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia harus mencapai minimal 6-7 persen agar bisa melakukan peningkatan serapan tenaga kerja.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Bikin Jokowi Jengkel, Ini Data Impor Produk Kesehatan hingga PendidikanPresiden Joko Widodo (Jokowi) jengkel karena banyak instansi pusat yang membeli produk impor Ini datanya.
Read more »
Mengupas Data Impor yang Bikin Jokowi Ngomel ke MenteriPresiden Joko Widodo (Jokowi) jengkel karena banyak instansi pusat yang membeli produk impor dalam rangka pengadaan barang dan jasa. Ini datanya.
Read more »
Presiden Jokowi Sedih Beli Barang Impor, lalu Perintahkan IniBeritaTerkini Presiden Jokowi Sedih Beli Barang Impor, lalu Perintahkan Ini jokowi PresidenJokowi bali
Read more »
Jokowi Jengkel, Tempat Tidur Rumah Sakit Daerah Masih Impor!Simak penuturan Jokowi berikut ini.
Read more »
Presiden Jokowi Jengkel Impor Barang Terus - tvOnePresiden Joko Widodo (Jokowi) marah betul gara-gara instansi pemerintah banyak membeli barang-barang impor. - tvOne
Read more »