Bangkai Burung Dijadikan Drone, Peneliti Ingin Bisa Terbangkan Lebih Lama
Reporter :Seiring perkembangan waktu, inovasi terbaru yang mampu memudahkan hidup manusia terus diluncurkan oleh para ilmuwan. Belum lama ini, muncul ide baru yang cukup unik, menggunakan bangkai burung untuk dijadikan drone.
Sebelumnya, Hassanalian berhasil menyelesaikan drone sayap dengan bahan buatan, dan atas pencapaiannya itu dia berhasil mendapatkan dua gelar Master. Namun, Hassanalian menyadari bahwa model-model itu tidak memberikan efisiensi tertinggi dibandingkan dengan burung yang sebenarnya. "Satu-satunya hal yang perlu kita berikan kepada mereka untuk membuat mereka hidup adalah merancang mekanisme gesekan, dimasukkan ke dalam tubuh mereka. Jadi mereka tetap memiliki ekor, memiliki sayap, memiliki kepala, tubuh, semuanya tetap di sana. Jadi kami melakukan reverse engineering," kata Hassanalian, dilansir dariHassanalian bersama timnya menghitung berat, frekuensi mengepak, dan sudut mengepak yang dimiliki burung saat masih hidup untuk menciptakan inovasi yang serupa.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Bangkai Mobil Dijual Lewat Instagram, Via Vallen Malah Dikritik WarganetVia Vallen dikritik warganet akibat unggahannya di Instagram tentang penjualan bangkai mobil Toyota Alphard yang dibakar penggemarnya pada 2020.
Read more »
Ilmuwan Ubah Burung Mati Jadi Drone | merdeka.comIni bagian dari percobaan yang dirancang untuk lebih memahami pola terbang burung.
Read more »
Daftar Tokoh yang Dijadikan Bahan Hoaks Pembagian Uang, dari Jokowi sampai Baim wongBerikut kumpulan daftar tokoh yang dijadikan bahan hoaks pembagian uang
Read more »
Mesin Pesawat Sempat Terbakar Gara-gara Burung, Flydubai Berhasil MendaratPenerbangan maskapai Flydubai dari Katmandu ke Dubai mengalami serangan burung saat lepas landas yang menyebabkan sebuah mesin terbakar.
Read more »
Masyarakat Sipil Nduga Kini Dijadikan TamengDalam pandangan Dosen ini, bukan simpati dan empati yang didapat melainkan kecaman dan penolakan masyarakat internasional terhadap aksi penyanderaan kelompok Egianus Kogoya tersebut.
Read more »