Balapan Formula 1 (F1) GP Arab Saudi 2022 dipastikan tetap berjalan sesuai jadwal meski ada kekhawatiran serangan teror misil di Kota Jeddah.
Satu hari sebelumnya, sesi latihan bebas atau free practice 2022 sempat terhenti setelah kilang minyak Aramco di Jeddah meledak akibat serangan rudal kelompok Houthi di Yaman.
Api dan asap hitam dari ledakan tersebut sangat jelas terlihat dari Jeddah Corniche Circuit yang terletak hanya sekitar 14 kilometer dari kilang minyak Aramco. "Saya mencium bau terbakar. Apakah itu berasal dari mobil saya?," kata pebalap Red Bull, Max Verstappen, di tengah sesi FP1 F1 GP Arab Saudi, dikutip dari Crash.Faktor ledakan itulah yang membuat para pebalap mengadakan pertemuan darurat dengan para pimpinan FIA dan F1 seusai FP2 F1 GP Arab Saudi.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Serangan Rudal Milisi Yaman Ganggu F1 GP Arab Saudi!Grand Prix Arab Saudi kembali digelar saat ini. Seri balapan kedua Formula 1 2022 itu diganggu serangan rudal yang terjadi dekat arena perlombaan.
Read more »
Ada Ledakan di Dekat Sirkuit Jeddah, F1 GP Arab Saudi Terancam DibatalkanBalapan F1 Grand Prix Arab Saudi terancam batal setelah terjadi ledakan di dekat sirkuit.
Read more »
Houthi Serang Penyimpanan Minyak di Jeddah, Balapan F1 Tetap BerlanjutCEO Formula 1 Stefano Domenicali mengatakan kepada pembalap dan bos tim bahwa Grand Prix akan berjalan sesuai rencana.
Read more »
F1 Grand Prix Arab Saudi tetap Dilanjutkan Meski Bayangan Serangan Rudal MengancamFormula 1 akan terus melanjutkan F1 GP Arab Saudi diwarnai dengan serangan rudal yang menyasar fasilitas milik Aramco.
Read more »
Ada Serangan Rudal dari Houthi di Dekat Sirkuit Jeddah, F1 GP Arab Saudi Tetap Digelar - Pikiran-Rakyat.comMenyusul serangan yang dilakukan kelompok Houthi Yaman di dekat Sirkuit Jeddah, F1 GP Arab Saudi tetap gelar Grand Prix Arab Saudi.
Read more »