Ayah Korban Tragedi Kanjuruhan Menangis saat Jenazah Kedua Anaknya Dilakukan Autopsi TempoBola
TEMPO.CO, Jakarta - Ayah dari dua korban meninggal tragedi Kanjuruhan, Devi Athok, menangis saat memasuki tenda, di mana proses autopsi terhadap jenazah dua anaknya berinisial NBR dan NDA dilakukan oleh tim dokter forensik. Tim dokter forensik melakukan autopsi terhadap dua jenazah korban tragedi Kanjuruhan tersebut di Tempat Pemakaman Umum Dusun Patuk, Desa Sukolilo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu, 5 November 2022.
Akibat peristiwa itu, 135 orang dilaporkan meninggal karena patah tulang, trauma di kepala dan leher, serta asfiksia atau kadar oksigen dalam tubuh berkurang. Selain itu, ratusan orang mengalami luka ringan hingga berat.Tim dokter forensik berasal dibentuk oleh PDFI Jawa TimurEnam dokter forensik yang tergabung dalam Persatuan Dokter Forensik Indonesia Cabang Jawa Timur diterjunkan untuk melakukan proses autopsi terhadap dua korban meninggal tragedi Kanjuruhan.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Autopsi 2 Jenazah Tragedi Kanjuruhan: Tangis Ayah Korban Pecah hingga Daftar Tim Dokter Forensik - Tribunnews.comAutopsi dua jenazah Tragedi Kanjuruhan diwarnai tangis dari ayah korban yang pecah saat berada di makam. Selain itu berikut daftar tim dokter forensik
Read more »
2 Putrinya Diekshumasi, Ayah Korban Tragedi Kanjuruhan PingsanAyah korban tragedi Kanjuruhan pingsan saat jenazah kedua putrinya hendak diekshumasi dan diautopsi, Sabtu (5/11/2022).
Read more »
Datang ke Proses Otopsi, Ayah Korban Tragedi Kanjuruhan Menangis Menjerit: Maafkan NakDevi Athok Yulfitri tak kuat menahan tangis saat tiba di pemakaman anaknya, Natasya Debi Ramadani (16) dan Naila Debi Anggraini (13).
Read more »
Emha Ainun Najib Minta Aremania Laporkan Tragedi Kanjuruhan ke Mahkamah InternationalDalam kunjungannya ke Stadion Kanjuruhan, Emha Ainun Najib meminta Aremania melaporkan tragedi kanjuruhan ke mahkamah internasional.
Read more »