Awas Leptospirosis, 5 Warga Semarang Meninggal

South Africa News News

Awas Leptospirosis, 5 Warga Semarang Meninggal
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 mediaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 52 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 24%
  • Publisher: 92%

Dinas Kesehatan Kota Semarang turunkan petugas kesehatan untuk mengantisipasi leptospirosis yang mulai menyerang warga. Ditemukan 18 kasus leptospirosis, lima di antaranya meninggal.

WASPADA, leptospirosis mengancam warga Kota Semarang, Jawa Tengah, terutama di daerah banjir dan rob. Dinas Kesehatan Kota Semarang turunkan petugas kesehatan untuk mengantisipasi leptospirosis yang mulai menyerang warga. Diketahui 18 warga dilaporkan terkena penyakit yang disebabkan tikus itu, lima di antaranya meninggal.

"Saya minta petugas dari puskesmas aktif, tidak pasif hanya menunggu laporan atau pasien datang menghadapi serangan leptospirosis," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam. Menurut Abdul Hakam, kelima orang itu memiliki penyaki penyerta atau komorbid. "Kasus paling banyak terjadi di wilayah langganan banjir dan rob yakni Semarang Utara dan Pedurungan," imbuhnya.Pasien terkonfirmasi leptospirosis pada umumnya, lanjut Abdul Hakam, mempunyai ciri dan gejala demam, kuning matanya dan nyeri betis. Seluruh gejala itu jika tidak segera ditangani akan membahayakan jiwa karena virus cepat menyerang ke organ lain.

Selain leptospirosis tersebut, ungkap Abdul Hakam, diperlukan kewaspadaan akan serangan penyakit lainnya. Salah satunya demam berdarah dengue , karena banyaknya genangan air menjadikan cepatAbdul Hakam juga meminta warga waspada dengan menggiatkan operasi tangkap tikus. Pasalnya tubuh tikus terutama tikus got memiliki kandungan bakteri leptospirosis yang tinggi.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

mediaindonesia /  🏆 2. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Belum Ada Kasus, Dinkes Semarang Tetap Waspada Flu BurungBelum Ada Kasus, Dinkes Semarang Tetap Waspada Flu BurungRADARSEMARANG.ID, Semarang - Kasus flu burung sudah ditemukan di beberapa kota besar. Meski telah menyebar, kasus ini belum ditemukan di Kota Semarang. Kendati begitu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang tetap meminta masyarakat ataupun peternak unggas waspada. Bahkan mengimbau untuk terus mel
Read more »

Ibu Hamil Meninggal karena Ditolak RSUD, Ini Penjelasan Kepala Dinas Kesehatan SubangIbu Hamil Meninggal karena Ditolak RSUD, Ini Penjelasan Kepala Dinas Kesehatan SubangSeorang ibu hamil meninggal saat hendak melahirkan meninggal dunia usai ditolak dan tidak mendapatkan penanganan.
Read more »

Lalin Jalur Pantura Kudus Masih Macet Panjang Dampak Banjir dan Jalan RusakLalin Jalur Pantura Kudus Masih Macet Panjang Dampak Banjir dan Jalan RusakKendaraan dari arah Semarang menuju Surabaya dan sebaliknya dialihkan melewati jalur alternatif Kota.
Read more »

Dua Mahasiswa di Semarang Diduga Menilap Uang Arisan Online Rp 4 MiliarDua Mahasiswa di Semarang Diduga Menilap Uang Arisan Online Rp 4 MiliarViral, dua mahasiswa di Kota Semarang, Jawa Tengah diduga menjadi pelaku penipuan arisan online.
Read more »



Render Time: 2025-02-27 21:58:50