Pemerintah diminta tidak latah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi, meski harga minyak dunia kian mahal akibat invasi Rusia ke Ukraina.
Liputan6.com, Jakarta Institute for Development of Economics and Finance meminta pemerintah untuk tidak latah menaikkan harga bahan bakar minyak subsidi, meski harga minyak dunia kian mahal akibat invasi Rusia ke Ukraina.
Selanjutnya, penyesuaian harga BBM juga diprediksi akan meningkatkan biaya logistik. Ini dipicu mahalnya harga bahan bakar kendaraan. "Apalagi menghadapi lebaran dan puasa. Kita bisa terjadi inflasi yang tinggi sangat mungkin," tuturnya.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Jokowi: Hati-hati Naikan Harga BBM, Ada Efek Berantainya!Presiden RI Joko Widodo meminta kepada seluruh jajaran untuk berhati hati menyikapi Perang Rusia dan Ukraina khususnya soal naiknya harga minyak mentah dunia
Read more »
Simak! Segini Harga Keekonomian BBM Negara Tetangga RIHarga-harga keekonomian BBM di negara-negara tetangga masih lebih tinggi dibandingkan harga BBM non subsidi RI
Read more »
Harga BBM per 1 Maret Naik, Shell Indonesia Buka SuaraShell Indonesia per hari ini, Selasa, 1 Maret 2022 secara resmi menaikkan harga beberapa jenis produk Bahan Bakar Minyak (BBM).
Read more »
Harga Minyak Mentah Indonesia Naik per Februari 2022, BBM Jadi Naik Nih?Eskalasi ketegangan Rusia-Ukraina dan dimulainya invasi Rusia di area Timur Ukraina, turut mendongkrak harga minyak mentah Indonesia
Read more »
Harga BBM dan Elpiji Nonsubsidi Terus MelonjakSetelah menaikkan harga BBM nonsubsidi beberapa waktu lalu, PT Pertamina (Persero) kembali menaikkan harga elpiji nonsubsidi. Ini sebagai imbas naiknya harga komoditas energi global. Ekonomi AdadiKompas
Read more »
Gak Cuma Shell, BP Juga Naikkan Harga BBM 'Orang Kaya' Lho..Selain Shell Indonesia, ternyata BP-AKR juga memutuskan untuk melakukan penyesuaian harga BBM per 1 Maret 2022 ini.
Read more »