Amerika Serikat (AS) meyakini Presiden Rusia Vladimir Putin tengah berada dalam posisi terdesak pada perang dengan Ukraina.
Rusia disebut ingin menukar makanan dan komoditas lainnya dengan persenjataan Korea Utara.
“Sebagai bagian dari kesepakatan yang diusulkan ini, Rusia akan menerima lebih dari dua lusin jenis senjata dan amunisi dari Pyongyang,” kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, John Kirby dikutip dari“Kami juga menyadari bahwa Rusia mencoba mengirimkan delegasi ke Korea Utara, dan Rusia menawarkan Korea Utara makanan untuk ditukarkan dengan amunisi,” ujarnya.
Selain itu, grup tentara bayaran Rusia, Wagner telah menerima pengiriman senjata dari Korea Utara untuk membantu memperkuat pasukannya.Para ahli percaya situasi makanan di Korea Utara saat ini adalah yang terburuk selama 11 tahun kepemimpinan Korea Utara.Tetapi, mereka mengatakan tidak melihat adanya tanda bahaya kelaparan atau kematian massal.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Biden Khawatir soal Rencana Putin Kerahkan Senjata Nuklir Rusia ke BelarusiaPresiden Joe Biden khawatir tentang kemungkinan Rusia mengirim senjata nuklir taktis ke Belarusia.
Read more »
Jubir Putin Sebut Rusia sedang Perangi Barat: Bakal Bertahan untuk Waktu yang LamaJuru bicara Kremlin, Dmitry Peskov menyebut pertentangan antara Federasi Rusia dengan negara-negara Barat kini adalah sebentuk perang dalam artian luas.
Read more »
Rangkuman Hari Ke-399 Serangan Rusia ke Ukraina: Perang 'Hybrid' dengan Barat | Putin Akui Dampak SanksiPada hari ke-399 perang Rusia-Ukraina, Kremlin bersiap perang 'hybrid' panjang dengan Barat dan Putin mengakui sanksi bisa berdampak negatif.
Read more »
Putin Disebut Siap Perangi Barat SelamanyaPutin terus menyebut perang sebagai pertempuran eksistensial untuk kelangsungan hidup Rusia.
Read more »
Putin Akan Kunjungi Turki April Mendatang, Ada Apa?Presiden Rusia Vladimir Putin akan mengunjungi Turki pada 27 April 2023 mendatang.
Read more »
Akhirnya, Putin Akui Rentetan Sanksi Barat Berdampak Negatif pada RusiaVladimir Putin akhirnya mengakui bahwa rentetan sanksi yang dijatuhkan terkait invasi di Ukraina bisa memberikan konsekuensi 'negatif' untuk negaranya.
Read more »