AS Umumkan Sanksi Baru terhadap Rusia atas Tuduhan Kejahatan Perang

South Africa News News

AS Umumkan Sanksi Baru terhadap Rusia atas Tuduhan Kejahatan Perang
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 voaindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 51 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 24%
  • Publisher: 63%

AS umumkan sanksi baru terhadap Moskow Rabu (6/4), menyusul tuduhan-tuduhan bahwa pasukan Rusia di Ukraina membunuh warga sipil. Pengumuman AS itu muncul ketika NATO membahas pengiriman lebih banyak senjata berat untuk pasukan Ukraina.

Sewaktu pasukan Ukraina maju ke utara Kyiv, mereka melihat pemandangan mengerikan, yaitu warga sipil yang tampaknya dibantai oleh pasukan Rusia. Moskow menyangkal bertanggung jawab, namun bukti dugaan kejahatan perang meningkat.

Gedung Putih mengutip kekejaman itu ketika menjelaskan paket sanksi baru hari Rabu dalam berkoordinasi dengan G-7 dan sekutu Eropa. Sanksi itu termasuk pemblokiran penuh terhadap dua bank terbesar Rusia, Sberbank dan Alfa Bank, serta perusahaan-perusahaan besar milik Rusia. Larangan atas semua investasi baru di Rusia, dan kemampuan Rusia untuk melakukan pembayaran utang dengan dana yang berada di bawah yurisdiksi hukum AS.

Sanksi itu juga menarget dua putri Presiden Rusia Vladimir Putin, dan anggota keluarga pejabat Rusia lainnya, termasuk Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov. Presiden AS Joe Biden mengatakan, “Hanya dalam setahun, sanksi kami akan menghapus sukses yang dicapai Rusia dalam 15 tahun terakhir. Dan karena kami mencegah Rusia mengimpor teknologi seperti semikonduktor, keamanan enkripsi dan komponen penting teknologi kuantum yang mereka butuhkan untuk bersaing pada abad ke-21, kami akan melumpuhkan kemampuan Rusia untuk menumbuhkan ekonominya dalam tahun-tahun mendatang.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

voaindonesia /  🏆 15. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

AS Sasar Dua Putri Vladimir Putin untuk Sanksi Baru Rusia, Kremlin: Sulit Dipahami - Pikiran-Rakyat.comAS Sasar Dua Putri Vladimir Putin untuk Sanksi Baru Rusia, Kremlin: Sulit Dipahami - Pikiran-Rakyat.comRusia akhirnya memberi tanggapan setelah AS membuat keputusan sanksi baru terhadap dua putri Presiden Vladimir Putin.
Read more »

Rangkuman Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-42: Zelensky Desak Putin Diadili PBB | Kabar24 - Bisnis.comRangkuman Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-42: Zelensky Desak Putin Diadili PBB | Kabar24 - Bisnis.comBerikut rangkuman perang Rusia Vs Ukraina hari Ke-42. Presiden Zelensky desak agak Putin diadili PBB atas kejahatan perang.
Read more »

Rusia Siapkan Serangan ke Timur, Ukraina Minta Barat Beri Sanksi Lebih BeratRusia Siapkan Serangan ke Timur, Ukraina Minta Barat Beri Sanksi Lebih BeratUkraina serukan sanksi lebih berat dijatuhkan sehingga bisa memaksa Rusia segera menghentikan perang.
Read more »

Ukraina Ingin Sanksi-Sanksi pada Rusia Cukup Menghancurkan |Republika OnlineUkraina Ingin Sanksi-Sanksi pada Rusia Cukup Menghancurkan |Republika OnlineUkraina ingin sanksi ekonomi pada Rusia cukup menghancurkan hingga hentikan perang
Read more »

Gedung Putih Konfirmasi Pemberian Sanksi Baru terhadap RusiaGedung Putih Konfirmasi Pemberian Sanksi Baru terhadap RusiaGedung Putih mengatakan Amerika Serikat (AS) dan sekutu-sekutu Barat berencana untuk menjatuhkan sanksi tambahan pada Rusia pada Rabu (6/4) setelah muncul bukti baru yang mengganggu tentang kejahatan perang di Ukraina. Hukuman baru itu akan mencakup larangan semua investasi baru di Rusia. Di...
Read more »

Putin Terbitkan Dekrit Batasan Visa untuk 'Negara Tak Bersahabat' | merdeka.comPutin Terbitkan Dekrit Batasan Visa untuk 'Negara Tak Bersahabat' | merdeka.comPembatasan visa sebagai respons Rusia atas sanksi yang dijatuhkan sejumlah negara karena invasi Moskow ke Ukraina.
Read more »



Render Time: 2025-04-03 07:15:32