Amerika Serikat (AS) mengatakan hanya akan mengakui pemerintahan Taliban di Afghanistan jika menghormati hak-hak perempuan dan menghindari gerakan ekstremis seperti...
KABUL - Amerika Serikat mengatakan hanya akan mengakui pemerintahan Taliban di Afghanistan jika menghormati hak-hak perempuan dan menghindari gerakan ekstremis seperti Al-Qaeda.
“Pada akhirnya ketika menyangkut sikap kita terhadap pemerintahan masa depan di Afghanistan, itu akan tergantung pada tindakan pemerintah itu. Itu akan tergantung pada tindakan Taliban,” ungkap juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price kepada wartawan ketika ditanya tentang pengakuan Washington pada rezim Taliban.
“Pemerintah Afghanistan masa depan yang menjunjung tinggi hak-hak dasar rakyatnya, yang tidak menampung teroris dan yang melindungi hak-hak dasar rakyatnya termasuk hak-hak dasar dasar dari setengah penduduknya, perempuan dan anak perempuannya, itu adalah pemerintah yang bisa kita ajak bekerja sama,” papar dia.Dia mengatakan negosiator AS di Afghanistan, Zalmay Khalilzad, tetap berada di basis diplomatik Taliban di Qatar.
Taliban memberlakukan aturan kejam pada perempuan selama pemerintahan 1996-2001 yang diakhiri dengan invasi AS, termasuk melarang pendidikan untuk anak perempuan.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Kota Jalalabad di Afganistan Jatuh ke Taliban Tanpa PerlawananDemi menghindari jatuhnya korban jiwa dan kerusakkan, Pemerintah Jalalabad memilih untuk menyerah pada Taliban.
Read more »
JK: Afghanistan tak akan Jatuh dalam Perang Saudara |Republika OnlineJK sebut Taliban dan pemerintah Afghanistan mengakui bahwa mereka bersaudara.
Read more »
JK Optimistis Afghanistan tidak Terjebak Perang Saudara“Baik Taliban maupun Pemerintah Afghanistan sama-sama meyakini mereka bersaudara dan tidak akan memerangi negara yang sudah ditinggalkan oleh tentara Amerika Serikat,”
Read more »