Aparat Keamanan Sri Lanka Ancam Tembak Para Perusuh

South Africa News News

Aparat Keamanan Sri Lanka Ancam Tembak Para Perusuh
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 Beritasatu
  • ⏱ Reading Time:
  • 60 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 27%
  • Publisher: 59%

Aparat keamanan Sri Lanka mendapat perintah dari Kementerian Pertahanan pada Selasa (10/5/2022) untuk menembak para perusuh.

Kolombo, Beritasatu.com- Kementerian Pertahanan Sri Lanka memerintahkan aparat keamanan pada Selasa untuk menembak para perusuh. Seperti dilaporkan AP, perintah itu dikeluarkan setelah bentrokan dengan kekerasan sehari sebelumnya menewaskan delapan orang dan mendorong pengunduran diri perdana menteri.

“Delapan orang termasuk seorang anggota parlemen partai yang berkuasa dan dua polisi tewas dan 219 terluka dalam kekerasan itu,” kata Kamal Gunaratne, sekretaris Kementerian Pertahanan, seraya menyebut 104 bangunan dan 60 kendaraan dibakar.Menentang jam malam nasional selama 36 jam, beberapa ratus pengunjuk rasa terus meneriakkan slogan-slogan menentang pemerintah pada Selasa. Beberapa orang menyerang rumah-rumah pendukung pemerintah.

"Kementerian pertahanan telah memerintahkan tri-pasukan untuk menembak orang-orang yang terlibat dalam pencurian properti publik atau menyebabkan kerusakan pada individu," kata kementerian itu."Ada keadaan darurat dan jam malam diberlakukan, tetapi kami melihat bagian dari pemuda yang masuk ke rumah melakukan pembakaran, penyerangan, pembunuhan dan pencurian," kata Gunaratne.

Salah satu pengunjuk rasa, insinyur perangkat lunak Chamath Bogahawatta, mengatakan pemerintah"melakukan sesuatu yang sangat tercela dengan membawa orang untuk memprovokasi kami."“Akan ada lebih banyak orang yang bergabung dengan kami. Berapa lama mereka akan memerintah satu negara di bawah jam malam?” sindirnya.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

Beritasatu /  🏆 26. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Sri Lanka Darurat, Aparat Bisa Sembarang Tangkap WargaSri Lanka Darurat, Aparat Bisa Sembarang Tangkap WargaSituasi di Sri Lanka semakin memanas. Otoritas kini memberikan kekuatan darurat kepada militer dan polisi untuk menahan orang tanpa surat perintah.
Read more »

Kiriman kedua bantuan obat dan alkes Indonesia tiba di Sri LankaKiriman kedua bantuan obat dan alkes Indonesia tiba di Sri LankaKiriman kedua bantuan obat-obatan dan alat kesehatan (alkes) dari Indonesia untuk Sri Lanka telah tiba di Colombo pada Minggu (8/5), kata KBRI Colombo dalam ...
Read more »

Massa Pro-Pemerintah Serang Demonstran di Sri Lanka, Tentara Dikerahkan | merdeka.comMassa Pro-Pemerintah Serang Demonstran di Sri Lanka, Tentara Dikerahkan | merdeka.comPejabat berwenang mengatakan sedikitnya 20 orang terluka dalam insiden itu. Pendukung Rajapaksa menyerang demonstran yang berkemah di samping kantor perdana menteri sejak 9 April dengan tongkat dan pemukul baseball.
Read more »

BREAKING NEWS: PM Sri Lanka Mahinda Rajapaksa Ajukan Pengunduran Diri saat Krisis Ekonomi Memburuk - Tribunnews.comBREAKING NEWS: PM Sri Lanka Mahinda Rajapaksa Ajukan Pengunduran Diri saat Krisis Ekonomi Memburuk - Tribunnews.comPejabat pemerintah mengatakan pengunduran diri diajukan ketika protes atas krisis ekonomi di negara tersebut berubah menjadi kekerasan.
Read more »

BREAKING NEWS: Perdana Menteri Sri Lanka Dikabarkan Mengundurkan DiriBREAKING NEWS: Perdana Menteri Sri Lanka Dikabarkan Mengundurkan DiriPerdana Menteri Sri Lanka Mahinda Rajapaksa telah mengundurkan diri, menurut laporan media lokal pada Senin (9.5.2022). Perdana Menteri Sri Lanka Mahinda Rajapaksa...
Read more »

PM Sri Lanka Mengundurkan DiriPM Sri Lanka Mengundurkan DiriPerdana Menteri (PM) Sri Lanka, Mahinda Rajapaksa, mengundurkan diri beberapa jam setelah terjadinya bentrokan dengan demonstran.
Read more »



Render Time: 2025-04-03 07:15:15