Aparat Hukum Pastikan Berantas Hoaks Soal Sistem Pemilu 2024

South Africa News News

Aparat Hukum Pastikan Berantas Hoaks Soal Sistem Pemilu 2024
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 jawapos
  • ⏱ Reading Time:
  • 77 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 34%
  • Publisher: 51%

Aparat hukum telah memastikan bahwa pihaknya akan dengan sangat tegas melakukan tindak pemberantasan hoaks, utamanya adalah soal sistem Pemilu yang akan diberlakukan pada tahun 2024 mendatang. Jangan sampai pula masyarakat terlalu mudah terprovokasi dan termakan oleh adanya berita bohong apapun.

Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia mengaku bahwa pihaknya telah menaikkan status perkara laporan dugaan ujaran kebencian dan juga penyebaran berita bohong atau biasa dikenal dengan sebutan hoaks dengan terlapor bernama Denny Indrayana ke tahap penyidikan.

Perlu diketahui bahwa laporan yang ditujukan kepada Denny Indrayana tersebut masih berkaitan dengan adanya pernyataan yang dirinya sempat ucapkan beberapa waktu lalu, yak mana sempat menyatakan bahwa pihak Mahkamah Konstitusi akan mengabulkan adanya gugatan uji materi soal sistem Pemilihan Umum proporsional terbuka yang diatur dalam Undang-Undang Pemilu.

Mengenai bagaimana penaikan status kasus itu ke tahap penyidikan, Kepala Bareskrim Polri, Komisaris Jenderal Polisi , Agus Andrianto mengungkapkan bahwa saat ini memang kasus itu sudah ditangani oleh Direktur Tindak Pidana Siber, Brigadir Jenderal Polisi , Adi Vivid dan kini memang sudah dalam tahap penyidikan yang msih terus berproses.

Tentunya, dengan adanya kenaikan status dari perkara dugaan adanya ujaran kebencian yang sekaligus juga merupakan upaya untuk penyebaran berita bohong atau hoaks oleh Denny Indrayana itu, artinya memang pihak penyidik telah berhasil menemukan adanya dugaan unsur tindak pidana di dalam kasus itu. Akan tetapi sampai saat ini memang masih belum ada tersangka yang ditetapkan dalam kasus tersebut.

Sampai saat ini, pihak penegak hukum sendiri memang masih terus memerlukan beberapa keterangan dari sejumlah ahli yang akan membantu dalam menganalisis bagaimana tutur kata atau ucapan ataupun teks yang dikatakan oleh Denny Indrayana di media sosial yang kemudian juga sempat menjadi sangat viral itu. Sehingga, sebelum melakukan adanya gelar perkara, memang seluruh keterangan harus bisa dilengkapi terlebih dahulu.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

jawapos /  🏆 35. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Kemenkominfo siapkan panduan daring untuk publik khusus Pemilu 2024Kemenkominfo siapkan panduan daring untuk publik khusus Pemilu 2024Direktur Jendral Informasi Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong mengatakan sebagai dukungan komunikasi publik, Direktorat ...
Read more »

Jumlah DPT Sumbar untuk Pemilu 2024 Sebanyak 4.088.606 JiwaJumlah DPT Sumbar untuk Pemilu 2024 Sebanyak 4.088.606 JiwaKPU Sumatera Barat merilis, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk konsestasi Pemilihan Umum alias Pemilu 2024 mendatang, ada sebanyak 4.088.606.
Read more »

Pengamat: Polri Harus Antisipasi Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 |Republika OnlinePengamat: Polri Harus Antisipasi Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 |Republika OnlinePengamat sebut Polri harus mengantisipasi ujaran kebencian menjelang Pemilu 2024.
Read more »

Sosialisasi Pemilu 2024 sebelum Kampanye Dinilai KebablasanSosialisasi Pemilu 2024 sebelum Kampanye Dinilai KebablasanPadahal, Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 33/2018 tentang Kampanye menggariskan bahwa sosialisasi dan pendidikan politik hanya dapat dilakukan di internal partai politik. Sumber:
Read more »

Jelang Pemilu 2024, Survei: Polarisasi Masih Belum Terlihat |Republika OnlineJelang Pemilu 2024, Survei: Polarisasi Masih Belum Terlihat |Republika OnlineSurvei Algoritma menyebutkan jelang Pemilu 2024, polarisasi masih belum terlihat.
Read more »

Approval Rating Jokowi Moncer, Elektabilitas PAN Melonjak Jelang Pemilu 2024Approval Rating Jokowi Moncer, Elektabilitas PAN Melonjak Jelang Pemilu 2024Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja atau approval rating Jokowi dalam beberapa survei di atas 70 persen. Parpol yang seirama dengan Jokowi ikut terdampak positif
Read more »



Render Time: 2025-02-27 23:34:18