Perang Rusia vs Ukraina sudah berlangsung 16 bulan. Keduanya saling tuduh merencanakan serangan terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia.
Bisnis.com, JAKARTA - Rusia dan Ukraina saling tuduh merencanakan serangan terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa pasukan Rusia, yang merebut pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia tidak lama setelah invasi pada Februari 2022 itu, telah merusak beberapa reaktor.
Kementerian Luar Negeri Ukraina pun mengutuk pendudukan Rusia atas PLTN Zaporizhzhia di bagian Tenggara Ukraina, reactor nuklir terbesar di Eropa. Melansir Reuters, para ahli dari Badan Energi Atom Internasional PBB mengatakan bahwa tidak melihat indikasi ada bahan peledak pada pembangkit nuklir itu, tetapi diperlukan lebih banyak akses untuk memastikannya.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Khawatir Perang Lebih Parah, Jerman Dukung Tunda Ukraina Gabung NATOJerman mendukung penundaan keanggotaan Ukraina ke dalam NATO, karena khawatir perang lebih besar dengan Rusia.
Read more »
Update Perang Rusia-Ukraina: AS Kirim Bom-Zelensky Desak NATOUpdate terkini perang Rusia & Ukraina, simak!
Read more »
Perang Rusia-Ukraina Memasuki Hari Ke-500, PBB Kecam Kematian 9.000 Warga SipilPerserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengecam banyaknya kematian warga sipil akibat perang Rusia-Ukraina yang telah memasuki hari ke-500.
Read more »
500 Hari Perang Rusia-Ukraina: 9.000 Warga Sipil Tewas, 6 Juta MengungsiSebanyak 9.038 warga sipil tewas dan 6 juta lainnya mengungsi dalam 500 hari Rusia melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina.
Read more »
Peringati 500 Hari Perang Rusia-Ukraina, Zelensky Kunjungi Pulau Ular di Laut HitamPulau Ular menjadi simbol perlawanan Ukraina pada hari pertama perang setelah para penjaga di pulau tersebut menolak untuk menyerah kepada pasukan Rusia.
Read more »
PBB Kecam Korban Sipil saat Perang Rusia di Ukraina Capai Hari ke-500Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengutuk kerugian sipil yang ditimbulkan oleh perang Rusia di Ukraina saat pertempuran melewati batas 500 hari tanpa adanya tanda-tanda konflik akan berakhir. Lebih dari 9.000 warga sipil, termasuk 500 anak-anak, dilaporkan tewas sejak invasi Rusia pada 24...
Read more »