AL-QUR’AN bukan sekadar sebuah kitab yang mengajarkan hakikat dan nilai ketuhanan, tetapi lebih dari itu juga bermuatan nilai-nilai kemanusiaan dengan segenap aspek.
AL-QUR’AN bukan sekadar sebuah kitab yang mengajarkan hakikat dan nilai ketuhanan, tetapi lebih dari itu juga bermuatan nilai-nilai kemanusiaan dengan segenap aspek, baik sosial, budaya, ekonomi, politik, pembentukan pemikiran filsafat, hingga penemuan teknologi. Al-Qur'an memuat ayat-ayat tentang pengembangan ilmu pengetahuan sehingga merupakan kitab yang berupaya mengarahkan manusia kembali ke jati dirinya sebagai makhluk berpengetahuan.
Al-Qur'an diturunkan pada 17 Ramadan, mengandung makna bahwa manusia perlu membebaskan dan melaparkan diri dari ego atas dunia. Bahwa manusia menerima dan menjalankan pengetahuan sebagai jalan cahaya menuju Tuhan dan bukan dalam upaya penguasaan dan kepemilikan dunia. Puasa Ramadan yang di dalamnya terdapat Al-Qur'an menghubungkan relasi transendental manusia dan Tuhan, tanpa dikotori oleh ego duniawi yang menghias hati.
Al-Qur'an sebagai kitab suci diturunkan di tengah padang pasir tandus semenanjung Arabia, di tengah masyarakat yang walau cerdas dan penyuka seni keindahan tapi dikatakan bodoh. Bodoh karena tak memahami eksistensi dirinya di hadapan Tuhannya. Di sinilah ia membawa pesan Tuhan dengan mengarahkan manusia ini menuju eksistensi manusia bertuhan dan berpengetahuan.
Sebagai kitab suci yang mulia, Al-Qur'an diturunkan di bulan Ramadan yang mulia . Ia diturunkan membawa petunjuk dan pesan-pesan kemuliaan Tuhan melalui hamba-Nya yang paling mulia, yakni Muhammad SAW , dari Allah, Zat Yang Mahamulia . Ramadan mengajarkan manusia untuk membebaskan diri dari kefanaan dunia, dan di sinilah Al-Qur'an mengajak manusia menuju tahapan yang lebih tinggi dari kefanaan dunia menuju pemahaman atas-Nya.
Sikap komprehensif memiliki makna adanya kemampuan akal pikir manusia untuk berpikir secara menyeluruh, dan tidak sekadar menangkap segala hal secara parsial. Bahwa sebuah peristiwa perlu dilihat secara utuh dan menyeluruh guna mampu memahami yang sesungguhnya terjadi. Dalam pemahaman ini, maka pemahaman subjek manusia terhadap Al-Qur'an tidak semata berkarakter dogmatik, tetapi juga saintifik.
Bahwa beragama juga membutuhkan pemahaman yang rasional dan terkadang juga ilmiah. Hakikat memahami eksistensi Tuhan pun dicapai melalui gerak kerja ilmu pengetahuan yang menelusuri rahasia alam semesta. Bahwa adanya alam menunjukkan ada-Nya. Hal ini tidak akan dapat tercapai ketika Al-Qur'an hanya dipahami sebatas dogma ajaran. Tuhan menantang manusia untuk terus menguak rahasia-Nya yang terbentang di penjuru semesta .
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
5 Fakta Menarik Seputar Irak, Negara yang Menjadi Pusat Peradaban Tua di Dunia |Republika OnlineIrak merupakan negara yang menjadi perlintasan peradaban tua dalam sejarah
Read more »
7 Fakta Menakjubkan Peradaban Mesir Kuno, dari Makeup sampai Pasta Gigi | merdeka.comAda banyak fakta yang belum diketahui terkait peradaban Mesir kuno mulai dari kebudayaan, adat istiadat, agama, dan lainnya.
Read more »
Masjid Jami' jadi saksi sejarah peradaban Kota AmbonMasjid Jami&39; yang berada di Jalan Sultan Babullah, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Maluku, merupakan salah satu masjid tertua yang menjadi saksi peradaban ...
Read more »
Kunjungi Warsawa, Zelensky Ajak Polandia Lawan RusiaZelensky mengajak Polandia menjadi mitra utama dalam upaya rekonstruksi, setelah invasi Rusia berakhir
Read more »
Sambut Nuzulul Quran, Bupati dan Forkopimda Doa Bersama untuk BangsaBupati Jombang Hj Mundjidah Wahab bersama Wabup Sumrambah mengadakan doa bersama menyambut nuzulul Quran yang biasa diperingati setiap 17 Ramadan.
Read more »
Rekonstruksi Kasus Pembuangan Bayi di Saluran Air di Plaju, Pelaku Memperagakan 18 AdeganSri Wahyuni (23) pelaku pembuang bayi perempuan di saluran air ditangkap Polsek Plaju, Palembang, Sumsel. Pelaku terancam hukuman enam tahun penjara.
Read more »