Airbus dan Boeing Gesit Berebut Kue di Pasar Indonesia | Ekonomi - Bisnis.com

South Africa News News

Airbus dan Boeing Gesit Berebut Kue di Pasar Indonesia | Ekonomi - Bisnis.com
South Africa Latest News,South Africa Headlines
  • 📰 Bisniscom
  • ⏱ Reading Time:
  • 40 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 19%
  • Publisher: 59%

Airbus dan Boeing Gesit Berebut Kue di Pasar Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA – Manufaktur pesawat global optimistis pasar Asia Pasifik, termasuk di kawasan Indonesia masih menjadi tulang punggung permintaan pesawat selama jangka panjang menyikapi isu kelangkaan pesawat saat ini.

Artinya, secara komposisi hanya 25 persen dari populasi di Indonesia yang menjadi pengguna pesawat terbang. Dia pun berkesimpulan masih ada 75 persen populasi yang memiliki potensi untuk menambah tingkat penggunaan pesawat. Sementara itu, Boeing Co memperkirakan pasar penerbangan di Asia Tenggara akan membutuhkan sebanyak 4.465 pesawat baru senilai US$765 miliar dan layanan penerbangan komersial senilai US$790 miliar pada 2040.

“Asia Tenggara diperkirakan membutuhkan 4.465 pesawat baru senilai US$765 miliar dan layanan penerbangan komersial senilai US$790 miliar pada 2040,” ujarnya. “Kami juga telah melihat ketahanan yang kuat dalam lalu lintas pergerakan di Asia Pasifik ketika pembatasan dilonggarkan dan penumpang merasa yakin tentang perjalanan,” imbuhnya.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

Bisniscom /  🏆 23. in İD

South Africa Latest News, South Africa Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Perjalanan Airbus di Indonesia, Ternyata sudah 40 TahunPerjalanan Airbus di Indonesia, Ternyata sudah 40 Tahun'Garuda Indonesia menjadi maskapai pertama di dunia yang mengoperasikan pesawat berbadan lebar dengan kru yang hanya terdiri dari dua pilot.'
Read more »

Pengusaha Malas Pasok Minyak Goreng di Pasar Domestik, GIMNI Salahkan Pemerintah | Ekonomi - Bisnis.comPengusaha Malas Pasok Minyak Goreng di Pasar Domestik, GIMNI Salahkan Pemerintah | Ekonomi - Bisnis.comGabungan Industri Minyak Nabati Indonesia atau GIMNI menyebut tidak selayaknya pelaku usaha minyak sawit, termasuk produsen minyak goreng dipaksa pasok kebutuhan dalam negeri seiring terkereknya harga komoditas tersebut di pasar global. Terkini, beberapa pengusaha minyak goreng terjerat kasus izin ekspor yang juga melibatkan pejabat Kementerian Perdagangan.
Read more »

Aturan Cukai Plastik dan Minuman Berpemanis Kemungkinan Molor ke 2023 | Ekonomi - Bisnis.comAturan Cukai Plastik dan Minuman Berpemanis Kemungkinan Molor ke 2023 | Ekonomi - Bisnis.comRencana penerapan cukai plastik dan minuman berpemanis masih dalam pembahasan dan mungkin ditunda hingga tahun depan.
Read more »

Ancaman Gempuran Impor dari Asean dan Hong Kong, Pengusaha Kaca Ketar-Ketir | Ekonomi - Bisnis.comAncaman Gempuran Impor dari Asean dan Hong Kong, Pengusaha Kaca Ketar-Ketir | Ekonomi - Bisnis.comIndustri kaca tak gentar dengan bebasnya tarif masuk impor dari Asean dan Hong Kong. Pelaku industri justru mengkhawatirkan fluktuasi harga gas bumi sebagai sumber energi.
Read more »

Neraca Dagang Indonesia Surplus Akibat Perang Rusia-Ukraina, Indef Wanti-Wanti Ini | Ekonomi - Bisnis.comNeraca Dagang Indonesia Surplus Akibat Perang Rusia-Ukraina, Indef Wanti-Wanti Ini | Ekonomi - Bisnis.comIndef menilai Indonesia perlu berhati-hati dengan ekonomi global saat ini meski neraca perdagangan surplus.
Read more »

Mengenal Indomaret Pertama di Indonesia, Dibuka di Ancol pada 1988 | Kabar24 - Bisnis.comMengenal Indomaret Pertama di Indonesia, Dibuka di Ancol pada 1988 | Kabar24 - Bisnis.comBerikut sejarah berdirinya Indomaret di Indonesia yang dibuka pada 1988 di Ancol, Jakarta Utara.
Read more »



Render Time: 2025-04-06 21:08:20