Penerimaan Bea Keluar (BK) pada Oktober 2022 anjlok dan menyentuh ke level terendah sepanjang tahun ini.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, penerimaan BK pada Oktober sebesar Rp 792 miliar atau ambles 67% dibandingkan September. Ini adalah kali pertama penerimaan BK bulanan tidak sampai menyentuh angka Rp 1 triliun sepanjang 2022.Pada Januari penerimaan BK mencapai Rp 3,53 triliun, pada Februari tercatat Rp 2,95 triliun, pada Maret tercatat Rp 4,13 triliun, pada April tercatat Rp 3,81 triliun, dan pada Mei sebesar Rp 7,26 triliun.
Penerimaan BK anjlok karena rendahnya menurunnya sumbangan kelompok CPO dan turunannya. Penerimaan BK dari kelompok tersebut hanya Rp 0,34 triliun pada Oktober 2022. Nilai tersebut ambles 79% dibandingkan September 2022. Ini adalah kali pertama penerimaan BK dari CPO dan produk turunannya di bawah Rp 0,5 triliun pada 2022. Dilihat dari nominalnya, penerimaan BK dari CPO dan produk turunannya turun Rp 1,28 triliun dalam sebulan.Penerimaan BK CPO dan produk turunannya tak bisa dilepaskan dari melandainya harga komoditas tersebut.
Penerimaan BK dari kelompok CPO dan turunnya dibagi ke dalam tiga kategori yaitu bungkil dan kernel, CPO, dan turunan CPO. Penerimaan BK dari kelompok turunan CPO anjlok 94,5% menjadi Rp 0,04 triliun pada Oktober.Penerimaan BK dari kelompok CPO ambles 59% menjadi Rp 0,16 triliun sementara dari bungkil dan kernel anjlok 69% menjadi Rp 0,15 triliun pada Oktober.
Penurunan penerimaan BK juga terjadi pada komoditas mineral. Penerimaan BK dari komoditas tersebut mencapai Rp 0,44 triliun atau lebih rendah dibandingkan pada September yang tercatat Rp 0,75 triliun.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Initip Laporan Keuangan Bank Digital, Siapa Paling Cuan?Kinerja keuangan sejumlah emiten bank digital di BEI menunjukkan tren peningkatan sampai kuartal III 2022.
Read more »
Begini Modus Perusahaan Farmasi Keruk Cuan Berakibat Gagal Ginjal AkutPT Afi Farma tidak melakukan pengujian bahan tambahan PG yang ternyata mengandung EG dan DEG melebihi ambang batas.
Read more »
Emiten Hary Tanoe (BHIT) Incar Tambahan Cuan Rp4,2 Triliun dari IATAIATA diperkirakan dapat memberikan kontribusi pendapatan sebesar Rp 4,2 triliun atau mewakili 16,50 persen dari total pendapatan BHIT pada 2023.
Read more »
IHSG Ditutup Menguat, Ini Lima Saham Kasih Cuan LebarIHSG pada perdagangan hari ini bergerak dalam rentang 6.965,76-7.051,28 dengan nilai transaksi Rp 10 triliun.
Read more »
Kinerja Dua Emiten Kertas Sinar Mas Meningkat, Mana Paling Cuan?Dua emiten kertas Grup Sinar Mas membukukan kinerja positif pada kuartal III/2022, baik dari penjualan bersih maupun laba bersih.
Read more »
Antrean IPO 2023 Ada 15 Emiten, Yuk Cek Saham Mana yang CuanSekitar 35 persen di antaranya atau 15 perusahaan berencana IPO pada 2023.
Read more »