Bukit Sanjaya di Desa Samiran, Kecamatan Selo, Boyolali, Jawa Tengah memiliki konsep yang tak umum, yakni ada lebih dari 200 patung.
dengan konsep yang tak umum. Ada lebih dari 200 patung di Bukit Sanjaya. Pemilik obyek wisata, Sulis Sugiarto Sanjaya, ketika ditemui di Lokasi Bukit Sanjaya, Rabu mengaku ratusan patung di Bukit Sanjaya karena kecintaannya pada kesenian.
“Berawal dari masa kecil. Saya melihat, waktu kecil dulu, ikut ibu [dan] bapak kirim sayur di Magelang. Sepanjang kiloan meter, orang jualan patung di kanan kiri. Ada pertanyaan di dalam hati, kemana patung itu, siapa yang beli. Makanya dari kecil saya ada cita-cita kalau punya rejeki banyak mau punya patung banyak,” ungkapnya.
Terkait perizinan wisata dan Cleanliness Health Safety and Environment Sustainability atau CHSE, Sulis menjelaskan sedang dalam proses pengurusan. Sulis berharap pemerintah lebih memperhatikan obyek wisata di kawasan Selo karena banyak investor membuka obyek wisata di sekitar Bukit Sanjaya.“Sekarang kalau tidak salah sudah ada 23 kafe, resto. Itu dampak viral Bukit Sanjaya. Beberapa investor dari luar daerah seperti Semarang dan lainnya jadi berani investasi karena melihat prospek luar biasa.
“Alhamdulilah Bukit Sanjaya ini murni pribadi [tanpa investor] jadi pembangunan seiring dengan pemasukan. Semakin banyak [pemasukan], pembangunan semakin cepat,” terangnya lebih lanjut.Ramai saat Akhir Pekan