Abdurrahman Wahid: ”Individu, Negara dan Ideologi” Ini merupakan tulisan Gus Dur yang dimuat di Kompas edisi 4 Februari 1994. Opini AdadiKompas
edisi 4 Februari 1994, masih pada masa Orde Baru. Kami terbitkan kembali artikel tersebut dalam rubrik Arsip Kompas.id sebagai bahan berdialog dengan sejarah sekaligus memperingati Hari Lahir Pancasila.Yayasan Soedjatmoko tanggal 3 Februari 1994 mengadakan Simposium Menyiapkan Diri Menuju Abad XXI di Jakarta pada acara Peringatan Soedjatmoko.
Mungkin sebuah impian yang terlalu indah, tetapi harapan akan masyarakat baru itulah yang menggerakkan berbagai tuntutan dan gugatan yang dialamatkan kepada pemerintah semi-otoriter, otoriter, dan totaliter di hampir semua kawasan dunia. Bahkan, keangkeran kekuasaan sebuah partai berukuran raksasa, seperti Partai Komunis China, tidak membuat gentar hati mereka yang berdiri menghadang tank-tank di lapangan Tiananmen beberapa tahun lalu.
Masihkah tersisa harapan akan sebuah peradaban baru bagi umat manusia, yang dalam bahasa Pembukaan UUD 1945 dirumuskan sebagai masyarakat adil dan makmur, setelah sekian lama apa yang sekarang dikenal sebagai ’negara-negara berkembang’ hidup dalam kegelapan yang berciri kebodohan, kemiskinan, keterbelakangan, dan ketidakberdayaan?
Keabsahan Otoriterisme itu sendiri sebenarnya lalu menjadi tidak relevan, karena Komunisme sebagai ideologi dunia sudah kehilangan daya pemaksaan yang melekat pada dirinya. Kalau ideologi adikuasa seperti Komunisme saja sudah tidak mampu memaksakan kehendak atas rakyat, apa pula yang dapat dilakukan oleh ideologi-ideologi lain yang tidak seperkasa ideologi Marxis-Leninis tersebut?Anak-anak sekolah memenuhi Pameran Pembangunan Lima Tahun China yang dibuka sejak September 2017.
Menurut pandangan ini, suatu bangsa hanya dapat dipertahankan manakala watak dasar bangsa itu sendiri dapat dilestarikan. Watak dasar integralistik yang dimiliki bangsa kita, umpamanya, merupakan salah satu argumen yang senantiasa dikemukakan untuk menolak keabsahan gagasan kebebasan politik penuh bagi warga negara di hadapan kekuasaan pemerintah.
Beberapa sisi dari Hukum Islam, yang memang berbeda dari atau berlawanan dengan hak-hak asasi manusia yang universal itu, seolah-olah sudah menjadi aksioma yang tidak menerima penafsiran ulang lagi. Padahal, kajian mendalam justru menampilkan luasnya bentangan-bentangan penafsiran ulang yang dapat dilakukan terhadap rumusan-rumusan Hukum Islam tentang hak-hak asasi manusia.
Salah satu dari manifestasi sikap itu adalah kecenderungan kuat untuk menolak kehadiran pihak oposisi dalam lembaga perwakilan rakyat di negara-negara berkembang. Kalau oposisi diperkenankan, seperti di Malaysia dan Singapura, segala macam aturan yang sebenarnya bersifat ekstra-konstitusional bagi pihak oposisi untuk memenangi pemilihan umum.
Kedudukan ideologi yang berlingkup nasional seperti itu, termasuk di dalamnya Pancasila sebagai ’ideologi nasional’ bangsa kita menjadi sangat sentral dalam kehidupan bangsa dan negara. Ia merupakan ikatan formal yang diturunkan dari Pembukaan maupun Batang Tubuh Undang-Undang Dasar, dan kemudian dikembangkan terlepas dari keseluruhan Undang-Undang Dasar itu sendiri. Dalam kerangka seperti ini ideologi lalu dikembangkan menurut visi dan kebutuhan sesaat dari sistem pemerintahan yang ada.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Ketika ”Rahasia Negara” Jadi Dalih…Berdalih membahas strategi pertahanan negara, Kementerian Pertahanan (kemhan_RI) minta rapat kerja bersama Komisi I DPR dilakukan secara tertutup. Padahal di rapat itu dibahas anggaran Rp 1.750 triliun untuk alutsista. Polhuk AdadiKompas lordjune
Read more »
Sang ”David” Menjuarai Liga Champions dan Liga EuropaJuara Liga Champions dan Liga Europa: Chelsea dan Villarreal, sama-sama bukan tim unggulan. Kedua tim mewujudkan prinsip, jangan pernah berhenti berusaha. Opini Tajuk AdadiKompas
Read more »
Menteri Urusan Islam Saudi Pertahankan Kebijakan Pembatasan Mikrofon MasjidMenteri Urusan Islam, Dakwah, dan Bimbingan Arab Saudi Sheikh Abdullatif bin Abdulaziz al-Sheikh menuding pihak-pihak yang menentang kebijakan pembatasan penggunaan mikrofon masjid sebagai ”musuh-musuh kerajaan”.
Read more »
Oscar Kembali Izinkan Film ”Streaming” Ikut BerkompetisiAcademy Awards ke-94 rencananya akan digelar pada Maret 2022. Penyelenggara Piala Oscar, kini kembali mengizinkan film yang dirilis pada layanan streaming untuk berkompetisi tanpa harus dirilis di bioskop. Hiburan AdadiKompas
Read more »