80.000 Warga Ukraina 'Pulang Kampung' Hadapi Invasi Rusia
Bisnis.com, JAKARTA – Sebanyak 80.000 orang telah kembali ke Ukraina dari luar negeri. Menurut otoritas perbatasan, sebagian besar warga yang kembali setelah 24 Februari adalah laki-laki.
Putin berdalih bahwa serangan ke Ukraina dilakukan untuk melindungi rakyat, etnis Rusia, yang telah menguasai sebagian wilayah Donbas di timur Ukraina. Ukraina dan Rusia sebenarnya memiliki banyak kesamaan. Keduanya sama-sama didominasi oleh bangsa Slavik. Pernah menjadi bagian dari Soviet. Keduanya juga merdeka dari Uni Soviet pada awal dekade 1990-an silam.
“Tujuannya adalah melindungi warga yang selama 8 tahun menderita akibat serangan dan genosida dari rezim Kyiv,” tambah Putin. Ancaman RusiaSementara itu, Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Vasyl Hamianin menyebut negaranya selalu berada dalam perang hibdrida atau hybrid war dan ancaman Rusia semenjak merdeka 30 tahun lalu.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
80.000 Warga Ukraina Pulang dari Luar Negeri Angkat Senjata untuk Lawan Rusia - Tribunnews.com80.000 warganya telah pulang dari luar negeri untuk bergabung dalam perang melawan Rusia.
Read more »
Ukraina Minta Bantuan Warga Dunia untuk Lawan Invasi RusiaBersama-sama kita mengalahkan Hitler, dan kita juga akan mengalahkan Putin, kata Menlu Ukraina Dmytro Kuleba. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky meminta warga...
Read more »