765 Ribu Mobil Tesla di AS Diselidiki Terkait Sistem Autopilot TempoOtomotif
TEMPO.CO, Washington - Regulator keselamatan mobil Amerika Serikat mengatakan bahwa mereka telah membuka penyelidikan keamanan formal ke dalam sistem bantuan pengemudi Autopilot milik Tesla, Reuters, Senin, 16 Agustus 2021. Penyelidikan ini dilakukan setelah serangkaian kecelakaan yang melibatkan kendaraan Tesla. Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional mengatakan bahwa sejak Januari 2018, telah mengidentifikasi 11 kecelakaan yang melibatkan mobil Tesla.
dalam sebuah dokumen yang membuka penyelidikan. Penyelidikan mencakup sekitar 765.000 kendaraan Tesla di AS, kata mengatakan penyelidikannya 'akan menilai teknologi dan metode yang digunakan untuk memantau, membantu, dan menegakkan keterlibatan pengemudi dengan tugas mengemudi dinamis selama beroperasinya sistem Autopilot.'Dewan Keselamatan Transportasi Nasional menyebutkan bahwa sistem Autopilot sedang beroperasi dalam setidaknya tiga kendaraan Tesla yang terlibat kecelakaan fatal di AS sejak 2016.
South Africa Latest News, South Africa Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Elon Musk Tak Kantongi Kompensasi dari Tesla di 2020Tesla menyatakan kompensasi yang didapatkan oleh Elon Musk sebagai CEO adalah nol pada tahun buku 2020, beda dengan 2019 yang dapat US$23.760.
Read more »
3 Tewas di Kebakaran Lapak Pemulung, Labfor Turun TanganKebakaran di lapak pemulung di Mampang, Jaksel, yang menewaskan tiga orang diselidiki polisi.
Read more »
INFOGRAFIK: Mengenal Rincian Pelat Nomor Kendaraan di IndonesiaInformasi lebih lengkap terkait rincian warna pelat nomor kendaraan di Indonesia dapat disimak di infografik berikut!
Read more »
Wagub DKI: Aparat akan Awasi Penyesuaian Harga PCR |Republika OnlineKemenkes mengatur batasan tarif tertinggi tes PCR di Jawa dan Bali yakni Rp 495 ribu.
Read more »